Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kumpul di Mabesad, Jenderal Dudung Minta Wejangan ke Agum Gumelar hingga Ryamizard

Riezky Maulana , Jurnalis-Jum'at, 18 Februari 2022 |09:53 WIB
Kumpul di Mabesad, Jenderal Dudung Minta Wejangan ke Agum Gumelar hingga Ryamizard
KSAD Jenderal Dudung Abdurachman silaturahmi dengan purnawirawan (Foto: Riezky Maulana)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menggelar silaturahmi dengan para Purnawirawan TNI AD, Rabu 16 Februari 2022. Adapun acara tersebut digelar di Mabesad, Jakarta Pusat.

Forum silaturahmi ini merupakan forum yang penting, guna menerima masukan-masukan dari para senior pendahulu. Sehingga dapat menjalankan tugas sesuai norma.

"Saya juga memohon bimbingan dan arahan kepada para senior agar marwah Angkatan Darat tetap terjaga," ujar Dudung dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (18/2/2022).

Baca Juga:  Heboh Meme Jenderal Dudung Copot Komandan Pelit dan Sengsarakan Prajurit

KSAD juga meminta masukkan sebagai solusi yang tepat dari terkait keberhasilan mengatasi permasalahan di Papua. Menurut dia, saat ini telah dilakukan berbagai upaya kegiatan untuk menyelesaikan permasalahan di Papua dengan cara pendekatan teritorial antara Prajurit TNI AD dengan masyarakat.

"Sehingga harapannya permasalahan di Papua dapat diselesaikan," ujarnya.

 Baca Juga: Pelapor Dugaan Penistaan Agama Jenderal Dudung Penuhi Panggilan Puspomad

Ditambahkan Jenderal Dudung, tantangan dalam menghadapi tahun politik. Menurut dia, nantinya akan banyak kepentingan golongan maupun kelompok yang dapat memecah belah bangsa.

"Namun dapat dihindari dengan tetap berpegang teguh pada Bhineka Tunggal Ika dan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa," katanya.

Sementara itu, salah satu tokoh purnawirawan Jenderal TNI (purn) Agum Gumelar menuturkan bahwa saat ini ada beberapa ancaman yang dapat mengganggu stabilitas negara. Mulai dari ancaman dari luar negeri, konflik perbatasan dengan negara ASEAN, pergerakan di daerah yang berusaha meninggalkan NKRI yang terlihat saat ini di Papua.

"Ancaman itu dapat diatasi dengan peran aktif secara benar dari kegiatan pembinaan teritorial di daerah. Termasuk kegiatan intelijen, serta melaksanakan koordinasi yang ketat dengan berbagai pihak, dan terus menjaga soliditas TNI-Polri," jelas Agum.

Sedangkan Letjen TNI Purn Sjafrie Sjamsoedin dalam paparannya, mengingatkan kembali tentang jati diri TNI. Dimana, TNI merupakan Tentara Pejuang, Tentara Rakyat dan Tentara Nasional.

Tiga anekdot itu, kata dia, merupakan hasil pemikiran dari para pendahulu. Kemudian, dirinya menegaskan untuk kembali prinsip Pancasila serta Pasal 27 dan 30 UUD 1945 tersebut sebagai pegangan TNI yang merupakan esensi Sistem Pertahanan Rakyat Semesta, dan TNI sebagai pengawal UUD 1945.

Purnawirawan lain yang tampak hadir pada acara tersebut di antaranya, Jenderal TNI Purn Ryamizard Ryacudu, Jenderal TNI Purn Mulyono, Letjen TNI Purn J. Suryo Prabowo, dan Letjen TNI Purn Muzani Syukur.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement