MEDAN - Pemprov Sumatera Utara (Sumut) terus menggenjot vaksinasi kepada warga kelompok usia lanjut usia (lansia) agar kelompok rentan ini dapat terhindar dari gejala berat paparan virus Covid-19. Namun hingga saat ini, baru ada delapan dari 33 kabupaten/kota yang capaian vaksin dosis keduanya memenuhi target di atas 70%.
Hal tersebut dilaporkan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto saat mengikuti rapat koordinasi evaluasi PPKM Luar Jawa-Bali di kediamannya, Jalan Karya, Medan Johor, Medan, Sabtu 26 Februari 2022.
Edy mengatakan secara keseluruhan cakupan vaksinasi dosis pertama di Sumut mencapai 91,06% dan dosis kedua 67,46%.
"Ini kita lakukan bersama-sama dengan seluruh pihak, TNI, POLRI dan pihak-pihak lain kita libatkan untuk mengejar capaian itu," kata Gubernur Edy Rahmayadi.
Baca juga: Vaksinasi Lansia Masih Rendah, Epidemiolog Bagikan 3 Strategi Jitu Mengatasinya
Selain itu, Edy Rahmaydi juga memaparkan penambahan kasus sebanyak 2.525 kasus. Sembuh 1.145 kasus dan kasus aktif 22.434. Sementata positivity rate sebesar 14,17%. Untuk keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) sebanyak 36,52%. Total tempat tidur isolasi terpusat (Isoter) sebanyak 2.379.
"Cadangan (tempat tidur) kita ada 1.212, siap digunakan apabila kasus terus meningkat," kata Edy.
Baca juga: Kapolri Minta Vaksinasi Booster untuk Lansia Dimaksimalkan
Sementara untuk ketersediaan oksigen, Sumut memiliki 38.106 meter kubik oksigen per hari dengan kebutuhan 14.012 meter kubik oksigen per hari. "Ketersediaan oksigen di Provinsi Sumut cukup untuk memenuhi kebutuhan oksigen di rumah sakit, " kata Edy.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengingatkan provinsi yang saat ini punya tingkat kenaikan kasus tinggi kemungkinan akan terjadi kenaikan lagi beberapa waktu ke depan. Namun Ia mengatakan bahwa saat ini, sudah ada beberapa wilayah yang sudah melandai.
“Tren peningkatan kasus sudah bergeser ke luar Pulau Jawa. Meski beberapa kasus memuncak, namun tingkat keterisiannya (BOR) masih tetap di bawah WHO yakni 60%,” jelasnya.
Baca juga: Kasus Omicron Terus Naik, Menkes Minta Kepala Daerah Percepat Vaksinasi Lansia
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.