Sebelumnya, Ariza meminta warga tidak perlu menyetok minyak goreng, beli sesuai dengan kebutuhan. Hal itu menyusul masih langkanya minyak goreng di pasaran.
"Memang harus dibatasi pembelian. Kenapa harus dibatasi? Supaya tidak terjadi penumpukan juga ya kalau pengusahanya sudah menyediakan jangan kita ikut beli dengan jumlah yang berlebihan ketakutan akhirnya nyetok juga. Semua warga nyetok dirumah waduh repot. Jadi warga juga beli sesuai dengan kebutuhan yang ada," tutur Ariza.
(Erha Aprili Ramadhoni)