Putu Jayan menyampaikan, pengawasan di obyek wisata menjadi penting karena begitu dinyatakan negatif tes PCR, wisman bebas mengunjungi destinasi wisata yang mereka inginkan.
Pengawasan difokuskan kepada sejauh mana wisman menggunakan aplikasi PeduliLindungi, penggunaan masker dan mencegah munculnya kerumunan.
BACA JUGA:Cegah Covid-19, Kapolri: Vaksinasi, Disiplin Prokes dan Kurangi Mobilitas
Selain di obyek wisata, polisi juga membantu pengawasan di konter visa on arrival (VoA) di terminal kedatangan Internasional.
"Ini untuk mencegah terjadinya penumpukan sehingga proses administrasi visa berjalan tertib," pungkasnya.
(Awaludin)