Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ada 47 Kasus Meninggal Covid-19 Selama 2022 karena Belum Divaksin

Erfan Erlin , Jurnalis-Selasa, 08 Maret 2022 |04:37 WIB
Ada 47 Kasus Meninggal Covid-19 Selama 2022 karena Belum Divaksin
Ilustrasi (Foto : Freepik)
A
A
A

Kepala Dinkes Sleman Cahya Purnama mengakui, imunisasi (vaksinasi) Covid bukan cara untuk mencegah seseorang terinfeksi Covid-19. Hal tersebut merujuk pada ungkapan WHO. Booster dapat melindungi masyarakat dari Covid-19 varian yang saat ini menyebar dan varian lain yang mungkin muncul setelahnya.

"Karena menerapkan prokes masih menjadi kuncinya,"tandas dia.

Vaksin lengkap dan booster sebetulnya melindungi lansia dan non lansia dari tingkat kematian akibat Covid-19. Dari data yang ia miliki, pasien non lansia tanpa komorbid yang menerima vaksin booster, tingkat kematian akan turun jadi 0,49%.

Sementara kalau hanya vaksin lengkap atau primer (dosis 1 dan dosis 2), maka tingkat kematiannya diperkirakan 2,9%. Jika lansia tanpa komorbid dengan booster, tingkat kematian bisa menurun 7,5%.

"Kalau hanya vaksin primer itu tingkat kematiannya masih 22,8%," terangnya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement