Dalam rakor tersebut, dipaparkan juga capaian dan perkembangan dari masing-masing pemda. KPK memberikan apresiasi kepada tiga pemda yang memperoleh skor Monitoring Center for Prevention (MCP) tertinggi se-Babel, yaitu Pemkab Bangka Tengah (76,2%); Pemkab Bangka (75,9%); dan Pemprov Kep. Babel (72,6%) yang meraih skor di atas rata-rata skor pemda di Babel, yaitu 61%.
Ghufron menyampaikan bahwa skor MCP menggambarkan komitmen dan keseriusan pemda melakukan langkah-langkah pencegahan. "Tapi pemda tidak boleh berhenti pada capaian skor semata. Skor MCP adalah angka-angka administrasi yang merupakan ikhtiar pemda," pungkasnya.
(Angkasa Yudhistira)