Share

Aktivitas Merapi Berlanjut, Malam Ini Semburkan Wedus Gembel Sejauh 2,5 Km

Priyo Setyawan, Koran SI · Kamis 10 Maret 2022 21:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 10 340 2559752 aktivitas-merapi-berlanjut-malam-ini-semburkan-wedus-gembel-sejauh-2-5-km-WaS3M96LlL.JPG Gunung Merapi. (Foto: BPPTKG)

SLEMAN - Aktivitas Gunung Merapi terus berlanjut hingga Kamis (10/3/2022) malam. Aktivitas berupa semburan awan panas guguran (APG) atau yang biasa disebut wedus gembel, pukul 19.25 WIB dan pukul 20.38 WIB.

APG pukul 19.25 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 70 mm dan durasi 229 detik. Jarak luncur 2.500 m. Kedua APG itu mengarah ke Tenggara SungaiĀ Gendol. Cuaca terpantau mendung dan hujan dengan visual kabut.

Sebelumnya, pada peridoe pukul 00.00 WIB-18.00 WIB, terjadiĀ 12 kali semburan APG ke arah Tenggara, dengan jarak luncur 2 km dan dua kali lava pijar juga ke arah tenggaran dengan jarak luncur 800 meter.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknoogi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)Ā juga mencatat terjadi gempa guguran 266 kali, gempa hembusan 6Ā kali, gempa hybrid 3 kali dan gempa vulkanik dangkal 2 kali.

Ā Baca juga:Ā Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Masyarakat Diimbau Tak Beraktivitas di Daerah Potensi Bahaya

ā€œAktivitas erupsi saat ini terhitung masih tinggi di mana guguran terjadi rata-rata sebanyak 140 kali/hari," kataĀ  Kepala BPPTKG Hanik Humaida, Kamis (10/3/2022).

Gunung Merapi saat ini memiliki 2 kubah lava, yaitu kubah lava barat daya dan kubah lava tengah kawah. Hal itu merupakan analisis foto udara tanggal 20 Februari 2022 volume kubah lava barat daya terhitung sebesar 1.578.000 m3 dan kubah tengah sebesar 3.228.000 m3.Ā 

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

StatusĀ Merapi masih berada di tingkat Siaga atau level III. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas guguranĀ ke Sungai Woro sejauh 3 km dari puncak, Sungai Gendol dan Sungai Boyong sejauh 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh 7 km.Ā Sedangkan lontaran material vulkanik jika terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak Merapi.

ā€œMusim hujan yang masih terjadi di DIY dan Jateng, kami mengimbau masyarakat untuk mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di puncak Ā Merapi,ā€ terang Hanik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini