Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mabuk Buat Kertanegara Tak Kuasa Hadapi Serangan Kediri hingga Berakhirnya Singasari

Avirista Midaada , Jurnalis-Senin, 14 Maret 2022 |07:01 WIB
Mabuk Buat Kertanegara Tak Kuasa Hadapi Serangan Kediri hingga Berakhirnya Singasari
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
A
A
A

Sebagai upaya untuk menghadapi pemberontakan ini, Kertanegara mengurus kedua menantunya, Raden Wijaya Putra Lembu Tak dan Ardharaja, putra Jayakatwang untuk melakukan perlawanan. Tetapi mungkin kekuatannya sangat lemah dibandingkan kekuatan Kediri.

Tak hanya itu ikatan emosional antara Ardharaja dengan sang ayah Jayakatwang membuat pilihannya tak mungkin berpihak ke Kertanegara. Alhasil Ardharaja yang seharusnya diutus melawan Kediri di bawah pimpinan ayahnya Jayakatwang, balik menyerang ayah mertuanya sendiri.

Jayakatwang sendiri cukup cerdik dalam mengelola strategi perang. Awalnya pasukan Jaran Guyang hanya untuk pancingan untuk mengosongkan ibu kota. Dengan kehadiran pasukan Jaran Guyang, maka seluruh pasukan Singasari yang berjaga akan keluar dari istana. Sehingga pasukan yang berada di dalam istana ini menjadi kosong.

Baca juga: Menelisik Ritual di Kerajaan Singasari, Makan Mayat hingga Bersetubuh Secara Berlebihan

Maka pasukan Patih Kebo Mundarang bisa masuk dari sisi selatan untuk menduduki istana Kerajaan Singasari. Ironisnya dikisahkan saat penguasaan istana Kerajaan Singasari ini Kertanegara tengah mengadakan pesta minuman keras sebagai salah satu ritual agamanya.

Dalam kondisi mabuk dan tak siap, Kertanegara langsung keluar menghadapi serangan musuh. Saat itu pula dengan tanpa kekuatan dan keamanan pasukan yang memadai, Singasari berhasil ditaklukkan oleh Jayakatwang.

Baca juga: Dibalik Kegemilangan Singasari era Kertanegara, Miliki Raja Suka Mabuk Miras

Pemberontakan ini selain mengakhiri hidup Kertanegara yang tewas dibunuh oleh Jayakatwang yang bersekongkol dengan para mantan anak buah Kertanegara seperti, Arya Wiraraja, Mpu Raganata, Patih Kebo Anengah, Panji Angragani, dan Wirakreti. Kekuasaan Kerajaan Singasari pun akhirnya runtuh seiring dengan tewasnya Kertanegara, sang raja.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement