Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Termasuk Presiden Ukraina, Berikut Deretan Pemimpin Negara yang Beragama Yahudi

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Jum'at, 18 Maret 2022 |06:04 WIB
Termasuk Presiden Ukraina, Berikut Deretan Pemimpin Negara yang Beragama Yahudi
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky. (Foto: TASS)
A
A
A

BERDASARKAN data yang dimiliki oleh Jewish Agency, total masyarakat dunia yang memeluk agama Yahudi hingga saat ini sudah mencapai 15 juta orang. Mereka tersebar di berbagai belahan dunia.

Tentu saja Israel menduduki peringkat pertama, dengan 6 juta masyarakatnya beragama Yahudi. Disusul Amerika Serikat (AS), Prancis, Kanada dan Jerman.

Beberapa pemimpin negara juga diketahui seorang Yahudi, berikut daftarnya:

1. Ben Gurion

David Ben Gurion atau Ben Gurion merupakan negarawan Yahudi yang dimiliki Israel. Memiliki nama asli David Gruen, Ben lahir di Polandia, 16 Oktober 1886. Melansir Britannica, Ben adalah orang pertama yang menjabat sebagai Perdana Menteri pertama Israel di tahun 1948 sampai 1955. Dia juga yang pertama kali mendeklarasikan kemerdekaan Israel pada 14 Mei 1948 di Tel Aviv.

Di mata rakyatnya, Ben dipandang sebagai sosok karismatik dan dijuluki sebagai ‘Bapak Bangsa’. Ben wafat pada 1 Desember 1973 di Tel Aviv. Ketika meninggal dunia, Ben memang sudah mundur dari dunia politik. Majalah Time menobatkan Ben sebagai ‘100 Orang Paling Penting di Abad ke-20’.

2. Volodymyr Zelensky

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky merupakan seorang Yahudi. Dia terpilih sebagai Presiden Ukraina pada tahun 2019 dan resmi memegang kendali di negara pecahan Uni Soviet itu. Zelensky adalah mantan komedian dan pesohor terkenal Ukraina yang lahir pada 25 Januari 1978.

Saat Pemilu di tahun 2019, Zelensky menang telak atas petahana, Petro Poroshenko. BBC menyebut, kala itu Zelensky berhasil mengumpulkan 73% suara.

 Baca juga: Pengusaha Dekat dengan Putin Disanksi, Israel Bingung Ambil Sikap ke Orang Rusia Yahudi Berpengaruh

Pemerintahannya kini sedang diuji dengan adanya invasi Rusia ke Ukraina. Sebagai seorang Yahudi, ia juga telah meminta bantuan kepada Israel. Sebenarnya, Israel sudah mengirimkan bantuan berupa obat-obatan, kantong tidur, dan peralatan pemurnian air.

Setelahnya, Zelensky kembali meminta Israel untuk membantu Ukraina lebih banyak. Salah satunya adalah dengan mengirimkan tim paramedis. Sayangnya, negara tersebut menolaknya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement