Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi Sita Rumah Mewah Hasil Penipuan Robot Trading Viral Blast Senilai Rp15 Miliar

Muhammad Farhan , Jurnalis-Senin, 21 Maret 2022 |17:03 WIB
Polisi Sita Rumah Mewah Hasil Penipuan Robot Trading Viral Blast Senilai Rp15 Miliar
Salah satu rumah yang disita. (Foto: Istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri melakukan tindakan lanjutan setelah menangkap sejumlah tersangka pelaku penipuan robot trading Viral Blast. Polisi berhasil menyita dua rumah hasil uang panas petinggi PT Trust Global yang merupakan perusahaan robot trading tersebut. 

Dittipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Whisnu Hermawan mengatakan, anggotanya telah menyegel dua rumah mewah yang terletak di bilangan Kota Surabaya, Jawa Timur. Brigjen Whisnu menegaskan total harta berupa bangunan berbentuk rumah tersebut senilai Rp15 miliar. 

"Diduga barang bukti yang berhasil disita di Surabaya kemarin berupa satu unit rumah mewah di Graha Family milik Tersangka Minggus Umboh, satu unit rumah mewah di Green lake milik Tersangka Zainal Hudha Purnama yang keduanya senilai Rp15 miliar," jelas Whisnu kepada wartawan, Senin (21/3/2022). 

 Baca juga: Kasus Robot Trading Fahrenheit Naik ke Penyidikan, Polri Belum Tetapkan Tersangka

Selain dua rumah mewah tersebut, Brigjen Whisnu memaparkan adanya barang mewah lainnya yang disita demi kepentingan penyidikan. Barang mewah tersebut diduga sebagai barang bukti yang diperoleh melalui hasil modus penipuan robot trading. 

"Sebelumnya kami juga telah menyita uang Dollar pecahan SGD1.000  dikurs Rupiah sekitar Rp20 miliar,  mobil BMW (dua unit) mobil VW Caravan (satu unit) mobil Jaguar dengan total nilai Rp1,5 ,iliar, kemudian penyitaan uang di beberapa rekening Bank dan aset crypto senilai total sekitar Rp15 ,iliar," kata Whisnu memaparkan. 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement