Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Fakta Prajurit TNI Sobek Seragam Loreng, Dipanggil Jenderal Ahli Intelijen

Tim Okezone , Jurnalis-Senin, 21 Maret 2022 |19:35 WIB
5 Fakta Prajurit TNI Sobek Seragam Loreng, Dipanggil Jenderal Ahli Intelijen
Sertu Suparto dipanggil Pangdam Udaya setelah merobek seragam demi menolong korban kecelakaan. (Pengdam Udayana)
A
A
A

DENPASAR – Nama Sertu Suparto menjadi sorotan saat menolong korban kecelakaan. Demi menyelamatkan korban, Babinsa Semarapura Klod Kangin, Koramil 1610-01/Klungkung, Kodim 1610/Klungkung tersebut rela merobek seragam lorengnya.

Aksinya ini viral di media sosial. Berkat aksinya itu, sejumlah tokoh mengapresiasi. Berikut 5 fakta mengani Sertu Suparto robek seragamnya demi menolong korban kecelakaan hingga dipanggil Jenderal Intelijen, sebagaimana dirangkum pada Senin (21/3/2022) :

1. Tolong Korban Kecelakaan

Kecelakaan melibatkan 2 motor terjadi di depan Koramil 61/10 Klungkung, Bali, pada Jumat (18/3/2022).

Pengendara motor yakni Ni Ketut Rusmini (53) terjatuh usai menabrak motor yang dikendarai I Nengah Sukarsa (49). Akibatnya, korban terluka.

Mengetahui kecelakaan tersebut, anggota Koramil yang berada dekat lokasi langsung memberikan pertolongan.

2. Alasan Robek Seragam

Babinsa Semarapura Klod Kangin, Sertu Suparto, ikut menolong korban. Melihat korban mengalami terluka, Sertu Suparto tak ragu merobek seragamnya. Ia kemudian membalutnya ke tubuh korban yang terluka.

"Sebenarnya kami tidak mau untuk merobek baju kami. Tapi, apa boleh buat. Apa yang kami gunakan ini semua dari rakyat. Jadi kami relakan dan kembalikan untuk rakyat," katanya.

3. Tuai Apresiasi Dandim dan Pangdam

Aksi Sertu Suparto itu mendapat apresiasi dari Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto dan Dandim 1610/Klungkung Letkol Inf Suhendar Suryaningrat.

Jenderal TNI yang lama berdinas di lembaga telik sandi ini memberikan penghargaan kepada Babinsa Semarapura Klod Kangin, Koramil 1610-01/Klungkung di Ruang Tamu Pangdam IX/Udayana Makodam, Senin (21/3/2022).

"Sengaja saya mengundang dan menerima Sertu Suparto yang dihadiri juga oleh Pejabat Utama (PJU) Kodam, untuk memberikan apresiasi kepada Sertu Suparto atas tindakan yang dilakukannya untuk membantu warga. Hal ini bukanlah pencitraan yang direkayasa, tapi ini murni panggilan tugas yang wajib dilaksanakan oleh setiap prajurit," ujar Pangdam.

Sementara itu, aksi Sertu Suparto merobek seragam demi menolong korban kecelakaan itu membuat Dandim merasa bangga. Ia pun berterima kasih kepada Babinsa tersebut.

"Saya bangga dengan prajurit saya ini (Sertu Suparto) yang telah berkorban untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan. Saya mengucapkan terimakasih kepada Pangdam. Penghargaan ini merupakan kehormatan bagi Pak Suparto karena telah menjalankan tugasnya sebagai prajurit TNI dengan baik," ujarnya.

4. Tak Harap Imbalan

Sertu Suparto dipanggil untuk menerima penghargaan dari Pangdam. Ia mengaku, apa yang dilakukannya sudah menjadi kewajiban sebagai anggota TNI.

“Sebenarnya kami tidak mengharapkan apapun. Sebab yang kami lakukan itu sudah menjadi kewajiban kami sebagai anggota TNI AD yang didasari dengan rasa kemanusiaan,” ucapnya.

5. Harapan Pangdam

Pangdam mengatakan hal tersebut merupakan kewajiban sebagai anggota TNI AD yang memegang teguh Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI. Salah satu butirnya menyebutkan 'Menjadi Contoh dan Mempelopori Usaha-Usaha Untuk Mengatasi Kesulitan Rakyat Sekelilingnya'.

"Dengan apresiasi ini, saya berharap agar ini dijadikan motivasi untuk seluruh prajurit Kodam IX/Udayana lainnya, untuk selalu berbuat yang sama dalam membantu masyarakat sekelilingnya," harap Pangdam.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement