Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Meski Gerimis, Warga Tetap Serbu Pedagang Takjil di Kranji Bekasi

Jonathan Nalom , Jurnalis-Minggu, 03 April 2022 |17:36 WIB
Meski Gerimis, Warga Tetap Serbu Pedagang Takjil di Kranji Bekasi
Illustrasi (foto: dok Okezone)
A
A
A

Yumi sapaan akrabnya mengaku harus menaiki harga dagangan gorengannya. Harga gorengan per buahnya ditaksir Rp 1.500.

“Naik juga sama, kan nyari minyak (goreng) aja kan susah,” tutur dia.

Pedagang lainnya, Nur (43) mengaku lapaknya dibuka hanya untuk berjualan di tengah bulan suci ramadan. Dirinya berharap dapat meraup keuntungan dari hasil dagangannya, sebab, semenjak pandemi Covid-19 melanda, omset penjualannya harus turun.

“Omset turun 50 persen gara-gara Covid-19, pedagangnya ada tapi pembelinya agak turun mungkin karena banyak pengangguran,” ungkap dia.

“Insya Allah ramai tahun ini. Kalau diliat sekarang masih biasa aja, belum kelihatan masih hari pertama,” sambungnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement