KOTA KINABALU - Departemen penyiaran Sabah, Malaysia telah meminta maaf setelah stasiun radio Tawau FM menyiarkan azan Magrib sebanyak dua kali yakni pada pukul 18.16 dan 18.20 kemarin, pada hari pertama Ramadan.
Direktur Departemen Zulkefli Mohd mengatakan siaran ganda itu tidak disengaja tetapi menyebabkan klaim di media sosial bahwa beberapa pendengar telah membatalkan puasa lebih awal.
Baca juga: Azan Berkumandang, Pelajar : Pak Polisi Sudah Dulu, Maghrib Ini
Presenter radio Mohd Safwan Junit, sudah meminta maaf dan mengakui kesalahannya kemarin. Dia mengatakan telah terjadi kesalahan teknis.
Baca juga: 5 Fakta Unik Azan, Dikumandangkan di Kuburan hingga untuk Usir Setan
Sementara itu, Mufti Sabah, Bungsu Aziz Jaafar, mengatakan bahwa mereka yang berbuka lebih awal setelah mendengar azan di radio harus mengqadha puasa setelah Ramadhan.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.