Share

Miris! Disetubuhi Ayah Kandung, Bocah 12 Tahun Hamil 8 Bulan

Dzulfikar Ash, iNews · Selasa 05 April 2022 01:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 05 340 2573252 miris-disetubuhi-ayah-kandung-bocah-12-tahun-hamil-8-bulan-naZEny4TBs.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

KUTAI KARTANEGARA - Miris, seorang bocah belia 12 Tahun di Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, disetubuhi ayah kandungnya. Informasi yang dihimpun perempuan tersebut hamil delapan bulan, dari ayah kandungnya, pelaku berulang kali menggauli darah dagingnya, kasus ini sudah ditangani pihak Polsek Muara Kaman.

Kapolsek Muara Kaman AKP Hari Supranoto, menjelaskan kasus tersebut terungkap saat pihak keluarga mencurigai kondisi perempuan 12 tahun tersebut membesar. Dari laporan pihak keluarga kepolisian bertindak cepat untuk memeriksa korban ke puskesmas.

"Korban kami bawa periksa ke puskesmas pada 1 April 2022. Hasilnya, korban ini sedang hamil delapan bulan," ungkap AKP Hari saat dikonfirmasi Senin (4/3/2022) malam.

Sebelumnya, pihak keluarga tak mau mengungkap pelaku yang menyetubuhi korban yang berusia 12 tahun, namun setelah di bujuk, akhirnya korban menceritakan kejadian tersebut, ternyata ayah kandungnya yang tega merenggut kesucian darah dagingnya.

"Yang mencabuli ternyata ayah kandungnya korban sendiri. Pelaku melakukan tindakan asusila kepada korban sebanyak 7 kali. Terjadi sejak awal Juli sampai akhir Agustus 2021," ungkap AKP Hari.

Bocah belia 12 tahun sering diancam pelaku yang merupakan ayahnya sendiri, tak menceritakan kejadian tersebut dengan siapa pun. Dan parahnya lagi sang ayah memberikan pemahaman kepada wanita polos tersebut, bersetubuh sebagai salah satu tanda kasih sayang ayah terhadap buah hatinya.

"Korban tutup mulut karena ditakutin pelaku akan dimarahin sama ibunya. Korban juga menganggap kalau 'itu' adalah kasih sayang dari pelaku. Sehingga memilih diam dan tidak mengadukan kepada siapapun," katanya.

AKP Hari menambahkan, pelaku berumur 39 tahun itu kerap menikmati buah hatinya tersebut di perkebunaan sawit di tempat ayahnya bekerja. Pelaku menyetubuhi anak kandungnya saat waktu dini hari.

"Korban dibawa ke kebun sawit tempat pelaku kerja. Dilakukan pada dini hari saat semua anggota keluarga sedang tidur," tambahnya.

Usai mendengarkan keterangan disampaikan korban. Polsek Muara Kaman langsung menangkap pelaku tanpa perlawanan di kediamannya, pada Jumat 1 April 2022.

"Langsung kami tahan pelaku saat itu juga. Sekarang kami masih melakukan penyidikan mendalam," bebernya.

Dari hasil pengakuaan sang ayah, tega melakukan perbuatan biadapnya, karena nafsu dengan perubahan tubuh sang anak. Pelaku juga sudah mengakui seluruh tindakan bejatnya itu kepada penyidik polsek muara kaman.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan bejatnya pelaku dikenakan Pasal 76 B Undang-undang RI Nomor 1 tahun 2016, tentang penetapan perubahan atas Undang-undang RI Nomor 23 tahun 2002, tentang Perlindungan Anak dan dikenakan Pasal 81 ayat 1 dan ayat 2.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini