JAKARTA - Ustadz Yusuf Mansur (UYM) mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendoakan Indonesia yang jadi tuan rumah penyelenggaraan KTT G20 di Bali. Terlebih lagi, acara akbar tersebut diikuti oleh negara-negara yang saat ini sedang berkonflik.
UYM mengatakan bahwa, jika tidak bisa membantu pikiran, tenaga dan materi, maka doa adalah hal yang bisa dilakukan. Apalagi Nabi Muhammad SAW mengatakan bahwa doa itu layaknya sedekah.
“Diitung sebagai sedekah. Dan bener. Kebaikannya banyak. Bayangkan bila doa kita dikabul? Ga dikabulnya aja udah dahsyat.... Subhaanallaah. Dengan doa-doa kita, bangsa dan negara Indonesia, insyaa Allah, sebagai fadhilah doa, bisa terhindar dari malapetaka, dan datang kebaikan-kebaikan lain, yang tidak diminta,” ucap UYM dalam keterangan yang diterima Okezone, Kamis (7/4/2022).
UYM mengatakan anggota G20 termasuk Rusia dan Amerika serikat. Indonesia tentunya tidak gampang dalam menempatkan posisi di antara dua negara tersebut. Untuk itulah, dia mengajak masyarakat berdoa agar seluruh penyelenggaraan G20 lancar dan aman.
Baca juga: Jokowi Cek Kesiapan GWK Cultural Park untuk KTT G20
“Keren nih Indonesia... tuan rumah G20... Khususnya hubungan dengan dan antara Rusia dan Amerika, asli saya ngebayangin. Sebagai tuan rumah, ga gampang nentuin sikap,” ujarnya.
“Karena itu, kembali kepada aturan dasar dan umum... Kalo ga tau, ga ngerti, dan lebih baik memposisikan diri ga tau dan ga ngerti aja, di hadapan Allah. Ya, berdoa. Minta bimbinganNya, minta petunjukNya, minta kekuatanNya, dan minta dikondisikan semua hal yang baik-baik dan hanya baik-baik saja. Dan bahkan minta hasil yang terbaik dari penyelenggaraan G20 ini, dari awal hingga kesudahannya,” sambung UYM.