Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BIN Gencarkan Akselerasi Vaksinasi hingga Malam Hari

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Sabtu, 09 April 2022 |19:58 WIB
BIN Gencarkan Akselerasi Vaksinasi hingga Malam Hari
Vaksinasi Covid-19 Binda Bali (foto: dok pribadi)
A
A
A

JAKARTA - Memasuki bulan April, Badan Intelijen Negara (BIN) memperkenalkan program vaksinasi malam hari untuk mengejar target vaksinasi nasional.

Program ini merupakan modifikasi strategi vaksinasi jemput bola yang telah berlangsung selama ini. Karena kini masyarakat lebih banyak beraktivitas pada malam hari sehubungan dengan Puasa, maka kegiatan vaksinasi pun digeser oleh BIN ke malam hari.

BACA JUGA:Jelang Mudik, Masyarakat Antusias Ikut Vaksinasi Malam Hari Usai Sholat Tarawih 

Kepala BIN Daerah Bali, Brigjen Hadi Purnomo menerangkan, vaksinasi digelar di tempat keramaian, salah satunya di Masjid Al Fattah Jimbaran. Layanan dibuka sejak sore dan berlanjut hingga usai Tarawih. Menurutnya, vaksinasi malam hari sangat efektif dalam meningkatkan capaian target, sebab masyarakat banyak beraktifitas di sekitar masjid, baik menunggu buka puasa, Tarawih, dan kegiatan sosial keagamaan lainnya.

"Vaksinasi malam hari bertujuan untuk mempermudah masyarakat agar mendapat vaksinasi secara mudah. Sehingga, target vaksinasi di wilayah Bali ini dapat terlampui dengan adanya metode baru dari BIN ini," ujar Hadi dalam keterangan tertulis, Sabtu (9/4/2022).

 BACA JUGA:Vaksinasi Booster Digencarkan, Dinkes DKI Jamin Stok Vaksin Covid-19 Aman

Jenderal bintang satu ini mengatakan, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan imunitas tubuh masyarakat, sehingga kuat melawan adanya ancaman subvarian Omicron BA.2.

"Kita antisipasi dengan menaikkan capaian dan cakupan vaksinasi, agar masyarakat memiliki pertahanan yang memadai," ujarnya.

Hadi mempersilahkan masyarakat memilih waktu yang tepat untuk vaksinasi. Umat muslim juga bisa dilayani sore hari sambil menunggu waktu berbuka. Ini berdasarkan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan bahwa vaksin di bulan ramadhan tidak membatalkan puasa.

"Silahkan memilih malam atau sore hari, kita siap melayani demi tuntasnya perjuangan kita menghadapi pandemi. Bila sebagian besar penduduk telah mendapatkan vaksinasi lengkap hingga dosis booster, pandemi niscaya pergi," tutupnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement