Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PPATK Ungkap Modus Pelaku Pencucian Uang, Sebut Polanya Monoton

Riezky Maulana , Jurnalis-Kamis, 14 April 2022 |16:57 WIB
PPATK Ungkap Modus Pelaku Pencucian Uang, Sebut Polanya Monoton
Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana menyebut, pihaknya telah memahami modus utama yang kerap digunakan pelaku tindak pidana pencucian uang (money laundering). Menurut dia, modus tersebut cenderung monoton.

Ivan menuturkan, para pelaku akan berupaya menyembunyikan harta kekayaan yang diperoleh dari tindak pidana tersebut dengan mengklaim itu milik orang lain. Namun, secara tidak langsung, pelaku masih bisa mengawasi dan memantaunya.

"Secara umum, modus yang namanya pencucian uang itu begitu-gitu saja, dia berusaha menjauhkan harta kekayaan dari tindak pidana dari diri dia. Itu menjadi cara agar orang tidak tau transaksi itu dia yang melakukan," tutur Ivan saya dialog dengan MNC Trijaya, Kamis (14/4/2022).

Di sisi lain, Ivan juga mengamini bahwa modus-modus yang digunakan pelaku mengalami perkembangan. Menurut dia, saat ini pencucian uang cenderung menggunakan teknologi informasi.

"itu yang hasil tindak pidananya dicuci di rekening dia sendiri. Tahun brikutnya berkembang jadi rekening keluarganya, tahun depan berkembang lagi jadi ke luar negeri. Nah sekarang ini sudah menggunakan teknologi informasi," ucapnya.

Kekinian, sambung Ivan, pelaku pencucian uang sudah berani menggunakan identitas palsu untuk menutupi aliran dana tersebut. Oleh karena itu, saat ini banyak istilah yang namanya bitcoin, fintech, dan sebagainya.

"Sistem PPATK sudah menganut sistem yang berlaku secara internasional. PPATK sudah menginstal sistem yang sudah diterapkan, lalu kemudian perangkat aturan juga sudah diperkuat," jelasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement