Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Unik, Musala di Indramayu Ini Berbentuk Menyerupai Kapal

Andrian Supendi , Jurnalis-Kamis, 14 April 2022 |03:07 WIB
Unik, Musala di Indramayu Ini Berbentuk Menyerupai Kapal
Musala berbentuk kapal di Inramayu. (MNC Portal/Andrian Supendi)
A
A
A

INDRAMAYU - Musala adalah ruangan atau rumah kecil menyerupai masjid yang digunakan sebagai tempat salat dan mengaji bagi umat Islam. Di beberapa daerah, musala juga sering disebut dengan surau atau langgar.

Kebanyakan musala memiliki arsitektur bangunan bergaya timur tengah atau islami. Namun, musala yang berlokasi di Desa Karangsong, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, ini berbeda dengan umumnya. Musala ini memiliki keunikan tersendiri karena bangunannya menyerupai kapal.

Pada bagian depan musala tertera nama 'Safinatun Thoyib' atau kurang lebih nama musala ini memiliki arti kapal kebaikan. Muka depan musala kapal tersebut juga menghadap langsung ke arah kiblat.

Seolah-olah orang yang sedang shalat di dalamnya seperti tengah dibawa berlayar menuju Ka'bah. Selain itu, pada bagian dalamnya juga terasa nyaman. Jamaah yang hendak salat sepintas akan dibuat seperti sedang salat di dalam kapal.

Selain dari bangunannya, tempat wudhu musala ini juga tidak kalah unik, yakni dibuat dengan desain ikan.

Pengurus musala Safinatun Thoyib, Dulradi (60) mengatakan, musala yang berukuran 8x10 meter tersebut dibangun oleh almarhum H Thoyib, pada 2017. Walaupun musala itu milik perorangan, keberadaannya digunakan untuk masyarakat umum yang ingin beribadah kepada Sang Pencipta.

"Pada saat membangun musala ini, almarhum Pak H Thoyib yang merupakan seorang juragan kapal di daerah sini terinspirasi oleh kapal-kapal miliknya, sehingga musAla ini bentuk bangunannya mirip seperti kapal," ujar dia kepada MNC Portal, Rabu (13/4/2022).

Di sisi lain, Dulradi menyampaikan, dibangunnya musAla ini diketahui juga menjadi sebuah simbol kejayaan maritim di wilayah setempat. Itu karena sebagian besar warga di sana bekerja sebagai nelayan.

"Masyarakat sini umumnya bekerja sebagai nelayan, kalau untuk yang ibadah di sini memang setiap hari selalu ada saja. Kebetulan lokasinya juga berada di jalan yang menuju objek wisata Pantai Karangsong dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karangsong, sehingga membuat mushola Safinatun Thoyib selalu ramai," ujar dia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement