Share

Bobol Rumah Warga, 6 Bandit Ambruk Ditembak Polisi

Azhari Sultan, Okezone · Selasa 19 April 2022 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 19 340 2581599 bobol-rumah-warga-6-bandit-ambruk-ditembak-polisi-mpzPuCFbFI.jpg Illustrasi (foto: freepick)

JAMBI - Komplotan spesialis bobol rumah warga asal Palembang, Sumatera Selatan harus berakhir di Kota Jambi. Tidak hanya ditangkap usai 7 jam beraksi, tapi keenam orang tersangka terpaksa dihadiahi timah panas tim Macan Reskrim Polresta Jambi dan Resmob Ditreskrimum Polda Jambi.

Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Afrito Marbaro Macan mengatakan, para pelaku ini diamankan usai membobol salah satu rumah warga di kawasan Jalam Sunan Kalijaga, RT 15, Simpang III Sipin, Kota Jambi pada Kamis (14/4/2022) lalu.

BACA JUGA:Pelaku Pencurian Modus Pecah Kaca di Bogor Diciduk, Korbannya Dipilih Secara Acak 

Dalam aksinya, mereka menggasak sejumlah barang berharga milik korban, mulai dari 3 unit laptop, 1 unit tab, 4 buah jam tangan, hingga berangkas korban. Bila ditotal kerugiannya mencapai Rp70 juta.

"Mereka merupakan spesialis datang dari Sumatera Selatan ke Kota Jambi untuk beraksi. Mereka kita tangkap 7 jam setelah menjalankan aksinya," ungkap Afrito Selasa (19/4/2022).

 BACA JUGA:Pasutri Muda Nekat Jadi Komplotan Spesialis Pencurian di Minimarket

Keenam pelaku tersebut, yakni Hadi Irawan (25), Alamsyah (41), Dedi Iransah (32), Juanda (44), Yandi (39), dan Iswandi (36).

"Komplotan ini mencoba melakukan perlawanan saat ditangkap petugas. Karena itu, terpaksa dilumpuhkan dengan timah panah petugas di bagian kaki. Kaki ke enamnya, ditembak petugas agar tidak dapat melarikan diri," tandas Afrito.

Dia mengungkapkan, keenam pelaku ini merupakan warga Palembang, Sumatera Selatan. Menurutnya, penangkapan dilakukan, setelah tim gabungan berhasil mengidentifikasi para pelaku tidak lama usai beraksi.

"Mereka ditangkap di wilayah Sungai Putri, Telanaipura pada Jumat (15/4/2022) pukul 03.00 WIB atau 7 jam setelah melakukan aksinya," pungkasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, mereka terpaksa mendekam di sel tahanan Polresta Jambi dalam waktu lama. Mereka juga dipastikan, tidak dapat berlebaran dengan keluarganya di Palembang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini