Share

Gegara Bagi-Bagi Takjil, Anggota Geng Motor XTC dan Brigez Bentrok

Dharmawan Hadi, iNews · Rabu 27 April 2022 03:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 27 525 2585779 gegara-bagi-bagi-takjil-anggota-geng-motor-xtc-dan-brigez-bentrok-EMhuyJelgE.jpg Anggota geng motor tawuran di Sukabumi (foto: MPI/Dharmawan)

SUKABUMI - Bentrokan antar geng motor kembali terjadi di Jalan Pelda Suryanta Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, pada Selasa (26/4/2022) malam. Informasi yang dihimpun, bentrokan terjadi antara geng motor Brigez yang sedang melakukan aksi bagi-bagi takjil dengan geng motor XTC yang tiba-tiba berkonvoi ke lokasi.

Salah seorang saksi mata di lokasi bentrok, Faruk (19) mengatakan saat itu kelompok Brigez sedang aksi bagi-bagi takjil, tiba-tiba ada sekitar 10 motor dari geng motor lain datang, hingga terjadi tawuran di depan lapang futsal. Anggota Brigez lain yang berada di dalam lapang futsal pun berdatangan hingga bentrok semakin parah. Ia menyebut kelompok lain yang datang menyerang ada yang membawa senjata.

โ€œYang datang itu langsung nyerang, langsung turun sekaligus. Yang di dalam lapang futsal langsung turun semua. Terus tawuran. Orang di sini sorenya bagi-bagi takjil. Seudah ada polisi datang langsung bubar semua. Sebagian ada yang diam di lapang futsal. Kebanyakan itu bukan warga sini. Kalau orang sininya paling cuma 10 orang lah,โ€ kata Faruk kepada MNC Portal Indonesia.

BACA JUGA:Diduga Gaji Honorer Belum Dibayar, Dua Suku Bentrok Saling Panah di Mamberamo Rayaย 

Pasca bentrokan tersebut, polisi berhasil menangkap sedikitnya 127 anggota geng motor dan 61 unit kendaraan roda dua dari kedua belah pihak. 13 anggota geng motor yang diamankan adalah perempuan. Beberapa juga tercatat masih di bawah umur. Seluruh anggota geng motor berikut kendaraan roda dua langsung diamankan ke Mapolres Sukabumi Kota.

Sementara itu, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sy Zainal Abidin mengatakan bahwa pihaknya langsung melakukan tes urine kepada 127 anggota geng motor tersebut dan hasilnya 40 orang terindikasi positif narkoba dan obat-obatan terlarang.

โ€œHingga saat ini, anggota masih melakukan pemeriksaan terhadap gerombolan bermotor tersebut. Hasil pemeriksaan ada 40 orang yang positif narkotika maupun obat-obatan berbahaya. Bagi yang kedapatan positif mengkonsumsi narkotika, akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku. Dan jika saat penggeledahan tidak ditemukan tindak pidana maka akan kami lakukan pendataan hingga pembinaan," tegasnya.

ย BACA JUGA:Demo 11 April di DPR Bentrok, Massa Mahasiswa Dipukul Mundur ke Arah Senayan

Zainal menegaskan, guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) Polres Sukabumi Kota bakal menggencarkan kegiatan yang ditingkatkan khususnya saat jam rawan terjadi tindakan kriminal. Zainal juga mengaku akan lebih memonitor aksi-aksi konvoi yang dilakukan kelompok geng motor manapun agar tak lagi terjadi gangguan Kamtibmas.

"Kami akan meningkatkan kegiatan preventif dan preemtif untuk mencegah terjadinya hal-hal yang dapat mengganggu kondusifitas lingkungan. Karena seperti yang diketahui bersama, ketika salah satu kelompok bermotor ini bersinggungan dengan kelompok lain, maka berpotensi terjadi bentrokan hingga menimbulkan gangguan Kamtibmas," pungkas Zainal.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini