Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Rusia dan AS Bertukar Tahanan di Tengah Ketegangan Perang di Ukraina

Rahman Asmardika , Jurnalis-Kamis, 28 April 2022 |11:56 WIB
Rusia dan AS Bertukar Tahanan di Tengah Ketegangan Perang di Ukraina
Mantan marinir Amerika Serikat Trevor Reed dibebaskan dari penjara Rusia sebagai bagian dari pertukaran tahanan antara Washington dan Moskow. (Foto: Reuters)
A
A
A

WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) dan Rusia melakukan pertukaran pada Rabu (27/4/2022) di tengah hubungan mereka yang paling tegang dalam beberapa dasawarsa selama perang di Ukraina. Mantan marinir AS dibebaskan sebagai ganti pilot Rusia Konstantin Yaroshenko.

Pertukaran itu bukan bagian dari pembicaraan diplomatik yang lebih luas dan tidak mewakili perubahan pendekatan Amerika di Ukraina, kata para pejabat AS. Hubungan Rusia-Amerika berada dalam kondisi terburuknya sejak era Perang Dingin menyusul invasi Rusia 24 Februari ke Ukraina dan sanksi Barat berikutnya yang dikenakan pada Moskow.

Reed, dari Texas, diperkirakan akan tiba kembali di Amerika Serikat pada Rabu malam, kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri Ned Price. Pria berusia 30 tahun itu dikatakan berada dalam “semangat yang sangat baik”.

"Hari ini, kami menyambut Trevor Reed ke rumah dan merayakan kembalinya dia ke keluarga yang sangat merindukannya," kata Presiden Joe Biden dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters. Dia mencatat kekhawatiran orang tua Reed tentang kesehatan putra mereka.

"Negosiasi yang memungkinkan kami membawa pulang Trevor membutuhkan keputusan sulit yang tidak saya anggap enteng," tambah Biden.

BACA JUGA: Peringatkan Biden, Putin Sebut Sanksi Barat bisa Putuskan Hubungan AS - Rusia

Ditanya kemudian pada Rabu bagaimana dia dapat mengangkat masalah penahanan Reed di tengah ketegangan yang lebih luas dengan Rusia atas Ukraina, Biden mengatakan, "Saya melakukannya. Saya mengangkatnya. Saya mengangkatnya tiga bulan lalu."

Reed dihukum di Rusia pada 2019 karena membahayakan nyawa dua petugas polisi saat mabuk dalam kunjungan ke Moskow. Amerika Serikat menyebut persidangannya sebagai "teater absurd."

Para pejabat AS mengatakan Biden meringankan hukuman Yaroshenko, seorang pilot Rusia yang ditangkap oleh pasukan khusus Amerika di Liberia pada 2010 dan dihukum karena konspirasi untuk menyelundupkan kokain ke Amerika Serikat. Rusia telah mengusulkan pertukaran tahanan untuk Yaroshenko pada Juli 2019 dengan imbalan pembebasan orang Amerika mana pun.

Pertukaran itu terjadi di Turki, dan Amerika Serikat berterima kasih kepada Turki, sekutu NATO, atas bantuannya dalam pertukaran itu. Kantor berita Rusia melaporkan bahwa Yaroshenko kemudian terbang dari Ankara ke Sochi dan akhirnya ke Moskow.

Rossiya 1, saluran berita nasional utama Rusia, menunjukkan video Yaroshenko sedang dipeluk oleh istri dan putrinya, yang melompat-lompat dengan gembira, di landasan di bandara Moskow.

Biden dan Menteri Luar Negeri Antony Blinken mengatakan mereka bekerja untuk membebaskan orang Amerika lainnya yang ditahan di Rusia, Paul Whelan, juga mantan Marinir.

Pejabat senior pemerintahan Biden mengatakan bahwa pembebasan Reed mengikuti diplomasi berbulan-bulan yang tidak membahas mengenai masalah lain. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan pertukaran itu mengikuti proses negosiasi yang panjang.

Kantor berita Rusia melaporkan pada 4 April bahwa Reed telah mengakhiri mogok makan dan dirawat di pusat medis penjaranya. Layanan penjara mengatakan Reed melakukan mogok makan pada 28 Maret untuk memprotes tindakan disipliner terhadapnya.

Biden mengatakan pemerintahannya akan terus bekerja untuk pembebasan Whelan dan lainnya. Whelan ditahan atas tuduhan mata-mata yang dibantahnya dan disamakan dengan penculikan politik.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement