Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penghormatan Terakhir Putri Gayatri kepada Raja Singasari yang Dibunuh Pasukan Kediri

Alyssa Nazira , Jurnalis-Kamis, 28 April 2022 |06:07 WIB
Penghormatan Terakhir Putri Gayatri kepada Raja Singasari yang Dibunuh Pasukan Kediri
Ilustrasi kerajaan (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Putri Gayatri yang mendengar jika segerombolan tentara kejam telah menerobos istana dan membunuh kedua orangtuanya, tidak menangis ataupun panik.

Ia tak peduli bahaya yang ada di sekelilingnya. Dia hanya bertanya di mana jenazah kedua orangtuanya berada, karena penting baginya untuk memberikan penghormatan terakhir kepada kedua orangtuanya tersebut.

Menurut buku 'Gayatri Rajapatni: Perempuan di Balik Kejayaan Majapahit karya Earl Drake', Gayatri pun pergi menuju ruangan tempat di mana kedua orangtuanya, guru dan para para petinggi keraton lainnya dibantai dengan sadis oleh pasukan Kediri. Para petinggi kerajaan Singasari itu dibunuh ketika melakukan ritual seks.

 Baca juga: Gayatri dan Tribhuwana, Putri Raja Singasari yang Mewarisi Kecantikan Ken Dedes

Sesampainya di sana, ia menemukan jenazah kedua orangtuanya, guru dan para petinggi keraton lainnya di ruangan yang menyeramkan itu. Tubuh mereka berserakan di aula yang banjir darah bak boneka yang koyak.

Baca juga: Sosok Gayatri di Balik Kepemimpinan Tribhuwana Raja Majapahit 

Gayatri pun berlulut di hadapan tubuh ayah dan ibunya. Kemudian ia mencium dan mendoakan jiwa keduanya. la meraih tangan ayahnya yang dingin tersebut, dan bersumpah bahwa ia akan mengabdikan diri untuk mengenangnya dan merawat apa yang telah diwariskannya.

Sejenak kepedihan yang dalam menguasai dirinya. Setelah itu Gayatri merasa ketakutan. Ia berpikir, bagaimana ia bisa bertahan hidup seorang diri nantinya?

Namun tiba-tiba, ia teringat kisah Panji dan Candra Kirana. Ia pun segera menenangkan diri dan membuat keputusan: ia akan menyamar, mencari teman-teman baru dan tidak akan menyingkap tabir identitasnya sampai seorang "Pangeran Panji" muncul. Baru setelah itu mereka berdua akan mengejar cita-cita sang ayah untuk membangun sebuah kerajaan pemersatu Nusantara.

(Susi Susanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement