CIMAHI - Sejumlah sopir angkutan umum yang membawa pemudik diperiksa kesehatan secara mendadak di terminal bayangan Rest Area KM 125 Tol Purbaleunyi, Cibeber, Kota Cimahi pada Rabu (27/4/2022) sore.
Pemeriksaan kesehatan kepada para sopir yang didominasi sopir bus tersebut diinisiasi petugas gabungan dari Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan Kota Cimahi, serta unsur kepolisian dari Polres Cimahi.
Kepala Seksi Angkutan Dinas Perhubungan, Kota Cimahi, Ranto Sitanggang menyebutkan, dari puluhan sopir bus yang diperiksa, dua orang tensi darahnya tinggi. Hal itu dikarenakan mereka sudah mengemudi selama 6 jam sehingga diduga kelelahan.
"Mereka kelelahan, tadi langsung diberikan obat sama petugas kesehatan dan diminta istirahat dulu," ucapnya.
Aesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM), maksimal mengemudi bagi sopir bus itu maksimal 8 jam. Setelah itu, diharuskan untuk diganti dengan sopir cadangan atau istirahat terlebih dahulu. Hanya mungkin dalam kondisi puasa, mengemudi 6 jam sudah bisa menyebabkan kelelahan.
Selain sopir, bus pengangkut penumpang juga turut dilakukan pemeriksaan. Pihaknya menemukan sejumlah unit bus yang tidak dilengkapi dengan persyaratan administrasi. Seperti kartu pengawas dan izin trayek yang sudah kadaluwarsa.