Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polda Kaltara Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Nunukan

Antara , Jurnalis-Jum'at, 29 April 2022 |14:32 WIB
Polda Kaltara Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Nunukan
Polda Kaltara ungkap penyalahgunaan BBM Bersubsidi (Foto: Antara)
A
A
A

TARAKAN - Direktorat Kriminal Khusus Polda Kalimantan Utara (Kaltara) mengungkap dugaan penyalahgunaan atau penjualan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di anak Sungai Sebuku, Kecamatan Sebuku, Nunukan, Kaltara.

"Personel Subdit IV Direktorat Kriminal Khusus telah menemukan dugaan penyalahgunaan atau penjualan bahan bakar minyak bersubsidi berupa bio solar dan pertalite di Kecamatan Sebuku pada hari Selasa (26/4)," kata Direktur Reskrimsus Polda Kaltara AKBP Hendy F Kurniawan, Jumat (29/4/2022).

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu unit kapal SPOB Walesta Brothers bermuatan BBM subsidi jenis bio solar sebanyak 27.752 liter dan pertalite 57.614 liter.

Kemudian satu mobil tangki BBM warna merah dengan nomor polisi KU 8366 N bermuatan pertalite, satu unit mobil tangki warna biru dengan nomor polisi KT 8866 EC bermuatan pertalite dan satu unit mobil truk warna kuning dengan nomor polisi KT 8393 bermuatan 25 drum kosong.

"Tim berhasil mengamankan 15 orang dalam penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut," kata Hendy.

Baca juga: Kapolri Pastikan Stok BBM Bersubsidi Terjamin dan Tepat Sasaran

Sebanyak 15 orang yang berhasil ditangkap masih menjalani pemeriksaan di Polsek Sebuku. Mereka adalah pekerja kapal SPOB Walesta Brothers dengan inisial S (30), J (29), SHB (30), MA (40), A (21), R (54), J (21), dan TA (43)

Kemudian dari pengawas stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang diamankan berinisial S (33), FI (17) pengemudi tangki BBM KT 8866 EC, dan MR (19) merupakan kernet mobil tangki tersebut.

Baca juga: Kapolri Sebut Ada Oknum Manfaatkan Selisih Harga Solar Subsidi untuk Industri

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement