Terjadi perdebatan dua kepala negara terkait klausul. Apakah perlu dimasukkan ke dalam dekarasi atau cukup disepakati. Gus Dur angkat bicara. “Ini sebetulnya diskusi sepele, ini soal bungkus dan isi. Kesepakatan kita adalah isi, deklarasi itu bungkusnya, “ terangnya.
“Sebetulnya dalam banyak hal isi lebih penting daripada bungkus. Contohnya, bra. Isinya lebih penting daripada bungkusnya,” lanjutnya. Semua orang seketika tertawa.
Raja Qatar yang semula mendengarkan sambil memainkan kertas, sontak tertawa ngakak dan reflek melemparkan kertas di tangannya. Raja Qatar itu kemudian berdiri, mendekati Gus Dur. “Maaf, Pak Presiden. Saya terbawa perasaan,” ujarnya.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.