Sementara itu, Kepala Disdik Kota Bogor, Hanafi menegaskan bahwa modus penipuan semacam itu sering terjadi. Bahkan, ada saja pihak yang mengatasnamakan dari kementerian hingga kepala dinas.
"Yang jelas itu penipuan. Banyak juga yang mengatasnamakan kadis dan macam-macam lah penipuan sekarang ini. Persoalannya kok PAUD itu percaya," ujar Hanafi.
Dia mengaku awalnya mendapatkan informasi tersebut sejak malam hari. Ditegaskannya, nama rekening penerima bukanlah atas nama Bima Arya. Atas kejadian ini, pihaknya sudah menghimbau agar tidak mudah percaya modus kelebihan uang transfer dan harus lebih teliti.
"Nama rekeningnya yang jelas bukan Bima Arya. Saya sudah sampaikan itu penipuan," pungkasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.