Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto dalam keterangan tertulisnya mengatakan, cuaca panas tahun ini dipicu beberapa faktor, di antaranya posisi semu matahari yang berada di wilayah utara ekuator. Situasi ini, menurut dia, mengindikasikan bahwa Indonesia tengah bersiap masuk ke musim kemarau.
Akibat dari situasi ini, tingkat pertumbuhan awan dan hujan akan berkurang sehingga terjadi cuaca cerah yang memaksimalkan penerimaan sinar matahari ke permukaan bumi.
Bagaimana pun Guswanto menegaskan, suhu panas di Indonesia tidak terkait fenomena gelombang panas yang melanda India dan Pakistan.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.