Share

Gagal Rebut Pulau Ular, 3 Pesawat dan 10 Helikopter Ukraina Ditembak Jatuh

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 11 Mei 2022 11:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 11 18 2592241 gagal-rebut-pulau-ular-3-pesawat-dan-10-helikopter-ukraina-ditembak-jatuh-Rgai1URurY.jpg Pulau Ular. (Foto: Wikipedia)

MOSKOW Rusia mengklaim bahwa upaya angkatan bersenjata Ukraina untuk merebut Pulau Ular di Laut Hitam melalui udara dan laut selama akhir pekan berakhir dengan kegagalan. Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa operasi tersebut mengakibatkan kerugian dan korban jiwa yang besar di pihak Ukraina.

BACA JUGA: Pertahankan Pulau Ular, 13 Tentara Ukraina Dibunuh Pasukan Rusia

“Selama dua hari terakhir, rezim Kiev telah melakukan beberapa upaya putus asa untuk mendarat melalui udara dan laut di Pulau Ular, yang penting untuk memastikan kontrol bagian barat laut Laut Hitam,” kata Juru Bicara Militer Rusia Mayor Jenderal Igor Konashenkov sebagaimana dilansir RT.

Konashenkov menambahkan bahwa serangan itu diperintahkan secara langsung oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Sabtu (7/5/2022) dan Rencana untuk merebut kembali pulau itu dibuat oleh staf umum di Kiev “dengan partisipasi langsung” dari para penasihat dari Amerika Serikat (AS) dan Inggris.

Menurut Konashenkov, pasukan Rusia yang ditempatkan di Pulau Ular disebutkan telah menggagalkan serangan Ukraina, dan menimbulkan “kerugian besar” pada musuh.

BACA JUGA: AS Klaim Kapal Perang Rusia Tenggelam Usai Dihantam 2 Rudal Ukraina

Dia mengatakan Ukraina kehilangan empat pesawat, yang terdiri dari tiga jet serangan darat Su-24 dan satu pesawat tempur Su-27, serta empat helikopter, termasuk sebuah Mi-24 dan tiga Mi-8 yang penuh dengan pasukan.

Selama dua hari pertempuran, 29 drone Ukraina ditembak jatuh, termasuk total delapan UAV serang Bayraktar TB-2. Empat dari drone buatan Turki dieliminasi pada siang hari pada Senin (9/5/2022).

Kerugian Ukraina juga termasuk tiga kapal serbu kelas 'Centaur', juga dikenal sebagai Proyek 58181, tenggelam dalam upaya pendaratan malam pada 8 Mei, kata Konashenkov. Konashenkov menambahkan bahwa lebih dari 50 tentara Ukraina tewas dalam upaya untuk menyerang pulau itu, meninggalkan 24 mayat di pantai.

Pada Minggu (8/5/2022), Ukraina melaporkan bahwa drone Bayraktarnya telah menghancurkan satu sistem pertahanan udara Tor di pulau itu serta tiga kapal Rusia, satu kapal kelas 'Serna' dan dua kapal kelas 'Raptor'. Kiev juga membagikan video yang konon menunjukkan dua jet Su-27 yang membom pulau itu.

Terletak sekitar 48 km dari pantai selatan Ukraina, Pulau Ular direbut oleh Angkatan Laut Rusia pada minggu pertama operasi militer. Pemerintah Ukraina dan media awalnya mengklaim bahwa 13 tentara pemberani yang menjaga pulau itu semuanya tewas setelah menolak menyerah dan melontarkan sumpah serapah kepada kapal Rusia saat diminta meletakkan senjata.

Mereka "secara anumerta" diangkat sebagai Pahlawan Ukraina, sebelum kemudian diketahui masih hidup dan menjadi tawanan beberapa hari kemudian. Angkatan Laut Rusia mengungkapkan bahwa total 82 penjaga perbatasan yang ditempatkan di pulau itu telah menyerah tanpa perlawanan.

Rusia menyerang Ukraina pada akhir Februari, menyusul kegagalan Ukraina untuk mengimplementasikan ketentuan perjanjian Minsk, yang pertama kali ditandatangani pada 2014, dan pengakuan akhirnya Moskow atas republik Donbass di Donetsk dan Lugansk.

Kremlin sejak itu menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer NATO yang dipimpin AS. Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan membantah klaim bahwa pihaknya berencana untuk merebut kembali kedua republik dengan paksa.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini