Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peristiwa 12 Mei: Tragedi Trisakti

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Kamis, 12 Mei 2022 |04:30 WIB
Peristiwa 12 Mei: Tragedi Trisakti
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

1982 – Lahirnya Pemain Persija Maman Abdurrahman

Pemain belakang (bek) klub sepakbola Persija, Maman Abdurrahman, berulang tahun hari ini. Mantan pemain Tim Nasional Indonesia tersebut tercatat lahir pada 12 Mei 1982. Usianya kini menginjak 38 tahun.

Pada 2006, Maman pernah mendapat predikat pemain terbaik Liga Indonesia. Selain di Persija dan Timnas Indonesia, Maman pernah bergabung dengan PSIS Semarang, Persib Bandung, hingga Persita Tangerang.

1998 – Tragedi Trisakti

Tragedi Trisakti merupakan peristiwa berdarah yang menewaskan empat mahasiswa saat melakukan demonstrasi menuntut turunnya Soeharto dari jabatannya Presiden Republik Indonesia. Keempat mahasiswa tersebut yakni Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, dan Hendriawan Sie.

Peristiwa itu terjadi pada 12 Mei 1998. Para mahasiswa tersebut gugur setelah diduga ditembak dengan peluru tajam yang mengenai sejumlah bagian tubuh seperti kepala, tenggorokan, dan dada.

Baca juga:Peristiwa 8 Mei: Ratusan Napi Terorisme Bobol Rutan Mako Brimob

Awal mula tragedi Trisakti dipicu adanya demo besar-besaran di sejumlah daerah, terutama DKI Jakarta. Di Ibu Kota, sejumlah mahasiswa turun ke jalan dan mendatangi Gedung DPR/MPR. Salah satu yang ikut aksi unjuk rasa tersebut yakni para mahasiswa Universitas Trisakti.

Para mahasiswa yang melakukan unjuk rasa mulai bergerak mundur sekira pukul 17.15 WIB. Namun saat itu aparat keamanan juga turut mengikuti mundurnya para mahasiswa tersebut. Sejumlah mahasiswa berlindung di Kampus Trisakti, Slipi, Jakarta Barat.

Baca juga: Peristiwa 7 Mei: Penandatanganan Perjanjian Roem-Roijen

Sekira pada pukul 20.00 WIB, dilaporkan empat mahasiswa tewas dan satu lainnya dalam keadaan kritis. Mereka tewas dengan luka tembak di bagian tubuhnya. Namun, aparat keamanan mengklaim bahwa saat mengamankan aksi unjuk rasa itu tanpa dilengkapi peluru tajam.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement