Oleh karenanya, kata Umar, cita-cita sebuh pernikahan adalah untuk melahirkan kebahagiaan. Menurutnya, ada dua macam kebahagiaan. Kebahagiaan yang bersumber dari Allah SWT dan kebahagiaan mental yang tercipta dari dalam diri sendiri.
"Dan sesungguhnya kebahagiaan itu sangat subjektif dan sangat situasional. Karena itu perkawinan ini berusaha menciptakan satu paradigma yang sama antara berbagai macam pihak," ujarnya.
Umar menjelaskan, kebahagiaan memang adalah hasil optimalisasi perjuangan. Namun terkadang, sambungnya, hal itu terhambat dengan definisi kebahagiaan yang kita anut sendiri. Misalnya, kebahagiaan punya jabatan tinggi, harta melimpah, atau punya rumah mewah.
"Sesungguhnya kebahagiaan itu adalah definisi mental. Dan kita bisa merasakan puncak kebahagiaan manakala kita merasakan apa yang Allah berikan cukup untuk kita," katanya.
Umar kembali mengingatkan bahwa pernikahan antara Anwar Usman dengan Idayati hari ini adalah wujud perkawinan makro kosmos. Di mana, perkawinan makro kosmos adalah langit sebagai sang suami dan bumi adalah sang istri.
"Oleh karenanya, perkawinan ini juga harus kita hitung dengan bagaimana melestarikan generasi yang akan datang," ucapnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.