Share

WHO Desak Negara-Negara Bendung Penyebaran Cacar Monyet

Antara, · Sabtu 28 Mei 2022 00:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 27 18 2601561 who-desak-negara-negara-bendung-penyebaran-cacar-monyet-ixdYBQH2c8.jpg Penyakit cacar monyet (foto: dok WHO)

JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendesak negara-negara agar segera mengambil langkah untuk membendung penyebaran cacar monyet, dan berbagi data tentang stok vaksin mereka.

“Kami pikir jika kita menerapkan langkah-langkah yang tepat sekarang, kita mungkin dapat mengatasi ini dengan mudah,” kata direktur WHO untuk Kesiapsiagaan Bahaya Menular Global, Sylvie Briand dalam pertemuan tahunan badan Perserikatan Bangsa-Bangsa tersebut, seperti dilansir dari Reuters, Jumat (27/5/2022).

Cacar monyet adalah infeksi virus ringan yang endemik di beberapa bagian Afrika barat dan tengah.

 BACA JUGA:Cacar Monyet Belum Ada di Indonesia, IDI: Kecil Kemungkinan Jadi Pandemi

Penyakit itu menyebar terutama melalui kontak dekat dan sampai wabah baru-baru ini, jarang terlihat di bagian lain dunia. Itulah sebabnya munculnya kasus baru-baru ini di Eropa, Amerika Serikat, dan wilayah lain telah meningkatkan kewaspadaan.

Sejauh ini, ada sekitar 300 kasus yang dikonfirmasi atau diduga di sekitar 20 negara, tempat virus itu sebelumnya tidak menyebar.

 BACA JUGA: 2 Obat Cacar Monyet Tecovirimat dan Brincidofovir, IDI: Belum Ada Izin

"Bagi kami, kami berpikir bahwa prioritas utama saat ini adalah mencoba menahan penularan ini di negara-negara nonendemik," kata Briand dalam pengarahan teknis untuk negara-negara anggota.

Langkah-langkah yang diperlukan termasuk deteksi dini dan isolasi kasus dan pelacakan kontak.

Negara-negara anggota juga harus berbagi informasi tentang persediaan vaksin cacar generasi pertama yang juga efektif melawan cacar monyet.

"Kami tidak tahu persis jumlah dosis yang tersedia di dunia dan itulah sebabnya kami mendorong negara-negara untuk datang ke WHO dan memberi tahu kami apa persediaan mereka," kata Briand.

Alih-alih melakukan vaksinasi massal, WHO menyarankan agar vaksinasi ditargetkan untuk orang-orang yang berkontak dekat dengan yang terinfeksi.

"Investigasi kasus, pelacakan kontak, isolasi di rumah akan menjadi pilihan terbaik Anda," kata Rosamund Lewis, kepala sekretariat cacar WHO, yang merupakan bagian dari Program Darurat WHO.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini