Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Pahlawan Nasional yang Pernah Dibuang Penjajah, Termasuk Bung Hatta

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Minggu, 29 Mei 2022 |06:08 WIB
5 Pahlawan Nasional yang Pernah Dibuang Penjajah, Termasuk Bung Hatta
Bung Hatta (Foto: Perpusnas)
A
A
A

2. Mohammad Hatta 

Mohammad Hatta adalah pahlawan nasional yang sudah aktif di politik sejak di bangku kuliah di Handels Hooge School Rotterdam, Belanda. Bung Hatta, panggilannya, menjadi Ketua Perhimpunan Indonesia sejak 1926-1930. 

Namun, karena aktivitas tersebut Bung Hatta sempat diasingkan di penjara Den Haag pada November 1927 sampai Maret 1928. Bung Hatta kembali ke Indonesia pada tahun 1932 dan mendirikan Partai Nasional Indonesia. Akibat aktivitasnya ini, Bung Hatta dibuang ke Boven Digul, Papua pada 1935. Kemudian, ia dipindahkan ke tempat pengasingan di Banda Neira dan Sukabumi.

3. Sutan Sjahrir 

Bersama dengan Bung Hatta, Sutan Syahrir mendirikan Partai Nasional Indonesia. Sjahrir pun turut diasingkan ke Papua, Banda Neira, dan Sukabumi. Pada November 1945, Sjahrir ditunjuk menjadi Perdana Menteri dan menjadi Ketua Delegasi Indonesia pada Konferensi Meja Bundar di Den Haag.

Setelah itu, tepatnya Agustus 1960, partai yang didirikan Sjahrir dibubarkan karena dianggap terlibat pada pemberontakan PRRI. Imbasnya, Sjahrir ditangkap dan dijadikan tahanan hingga ia meninggal pada 9 April 1966. 

4. Tan Malaka 

Tan Malaka lahir di Suliki, Sumatera Barat, 2 Juni 1987. Ia melanjutkan studi ke Belanda selama enam tahun. Sesampainya di Tanah Air, Tan Malaka melihat realita yang sangat menyedihkan. Banyak buruh di perkebunan yang hidup tidak layak. 

Sistem kapitalis yang dijalankan pada saat itu memperlakukan kuli kontrak dengan tidak wajar. Tan Malaka ingin memberi pendidikan yang layak bagi anak-anak kuli kontrak perkebunan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement