Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Diterjang Angin Puting Beliung, Belasan Rumah di Bengkulu Rusak Berat

Demon Fajri , Jurnalis-Senin, 30 Mei 2022 |13:16 WIB
Diterjang Angin Puting Beliung, Belasan Rumah di Bengkulu Rusak Berat
Rumah di Bengkulu rusak diterjang angin puting beliung (foto: dok BPBD)
A
A
A

BENGKULU - Sebanyak 14 unit bangunan rumah permanen di Kelurahan Kebun Geran, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, disapu angin puting beliung.

Akibatnya, bagian atap rumah warga di daerah tersebut berserakan dan berterbangan. Di mana sebanyak delapan unit rumah mengalami rusak ringan dan enam rumah rusak berat.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja, kerugian materil akibat bencana alam angin puting beliung itu ditaksir mencapai Rp150 juta.

 BACA JUGA:Atap Rumah Terbang Tertiup Puting Beliung, Anak-Anak Menangis Ketakutan

Kepala Bidang Tanggap Darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Khristian Hermansyah mengatakan, angin puting beliung itu menerjang 14 rumah di RT 08 dan RT 09, Kelurahan Kebun Geran, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu.

"Delapan rumah rusak ringan, dan enam rumah rusak berat. Rumah korban angin puting rerata bagian atap atau seng berterbangan atau terangkat dari bangunan rumah," kata Khristian, Senin (30/5/2022).

 BACA JUGA:Angin Puting Beliung Ngamuk di Gunung Kidul, 4 Rumah Warga Rusak

Saat ini, kata Khristian, pihaknya masih berkoordinasi dengan BPBD Kota Bengkulu, terkait bantuan yang akan disantuni kepada korban bencana alam angin puting beliung.

"Tidak ada korban jiwa. Kita masih berkoordinasi dengan BPBD Kota Bengkulu, untuk santunan yang akan diberikan," pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement