JAKARTA - Ajang Formula E atau Jakarta E-Prix sukses digelar. Banyak cerita yang tertinggal dalam perhelatan jet darat tersebut. Cerita ini pun dibagikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di instagram-nya @aniesbaswedan.
Anies mengungkapkan bahwa, gelaran Formula E kemarin tidak hanya milik kaum laki-laki, namun juga kaum perempuan. Tidak hanya untuk orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Bahkan, juga untuk lansia dan kaum difabel.
"Senang sekali melihat yang datang menonton Formula E ke Ancol kemarin juga bukan hanya penggemar otomotif saja, tapi benar-benar merata dari semua kalangan, dari anak-anak, remaja, hingga lansia," katanya dikutip dari instagram-nya, Selasa (7/6/2022).
FIA Formula E bahkan juga mengadakan program Girls on Track, untuk mengenalkan balap ke anak-anak perempuan umur 8-18 tahun. Dia pun mengatakan bahwa, dia ingin menjadikan ajang balapan jet darat Formula E ini sebagai gelaran yang inklusif bagi semua.
"Kami ingin Jakarta E-Prix menjadi gelaran yang inklusif, untuk semua, perhatian khusus diberikan kepada penonton difabel, dengan adanya shuttle bus yang ramah kursi roda dan area khusus di tribun penonton," sambungnya.
Ajang internasional yang pertama kali digelar di Indonesia ini, lanjutnya, merupakan momen bersejarah yang akan terus dikenang oleh semua penonton yang hadir saat acara tersebut digelar.
Sebab, bagi kebanyakan warga yang memadati Ancol pada 4 Juni kemarin, Jakarta E-Prix adalah pengalaman pertama mereka menonton langsung balapan internasional.