Share

Ratusan Sapi Terjangkit, Bupati Usulkan KLB Guna Atasi PMK di Semarang

Angga Rosa (Koran Sindo), Koran SI · Selasa 07 Juni 2022 14:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 07 512 2607131 ratusan-sapi-terjangkit-bupati-usulkan-klb-guna-atasi-pmk-di-semarang-bR8kTqvTVy.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

SEMARANG - Penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak, khususnya sapi di Kabupaten Semarang terus meluas. Tercatat ratusan ekor sapi yang tersebar di 14 wilayah kecamatan di Kabupaten Semarang terindikasi telah tertular penyakit ini.

BACA JUGA: 36 Hewan di Bekasi Terpapar PMK, Pemkot Bentuk Satgas 

Guna penanggulangan PMK secara optimal, Bupati Semarang Ngesti Nugraha akan mengusulkan kepada Menteri Pertanian melalui Gubernur Jawa Tengah untuk menyatakan kondisi saat ini sebagai kejadian luar biasa (KLB). Langkah ini dilakukan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang dapat menggunakan dana tak terduga (TT) untuk menanggulangi wabah PMK.

"Dalam kondisi KLB, kami dapat menggunakan dana TT untuk menanggulangi wabah PMK. Harapannya, PMK bisa segera dibasmi dan kondisi peternakan warga bisa cepat pulih," katanya, Selasa (7/6/2022).

Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Pangan Kabupaten Semarang Wigati Sunu menjelaskan, jumlah sapi yang terindikasi tertular PMK hingga saat ini mencapai 873 ekor. "Penyebaran PMK telah meluas di 14 kecamatan dari total 19 kecamatan," katanya.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Dia menyatakan, Dinas Pertanian, Peternakan dan Pangan Kabupaten Semarang sudah membentuk unit respon cepat di tiap kecamatan. "Tim unit respon cepat sudah bekerja memberikan pengobatan sapi yang terinfeksi virus penyebab PMK," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini