Share

ART di Bengkulu Utara Disiksa Majikan, Gaji Tak Dibayar

Ismail Yugo, iNews · Rabu 08 Juni 2022 10:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 08 340 2607652 art-di-bengkulu-utara-disiksa-majikan-gaji-tak-dibayar-KflLrhhpfe.jpg Seorang ART di Bengkulu Utara disiksa majikannya, gajinya juga tak dibayar. (Ilustrasi/Okezone)

BENGKULU UTARA - Seorang asisten rumah tangga (ART) bernama Yesi, warga Desa Pagar Banyu, Kecamatan Arma Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu, terluka akibat dugaan penyiksaan dilakukan majikannya, Selasa (7/6/2022).

Akibat dugaan perlakuan kekerasan majikan yang merupakan oknum polisi, dirinya mengalami luka lebam di bagian kepala, leher, tangan, dan badan.

"Selain kekerasan, selama bekerja saya juga tidak mendapatkan gaji. Bahkan saya diancam untuk tidak menceritakan kejadian tersebut kepada siapapun," ucap Yesi di kediamannya.

Ia mengatakan telah bekerja sebagai asisten rumah tangga di Kota Bengkulu sejak 5 bulan terakhir. Awalnya bekerja, majikan bersikap baik. Namun, lantaran kesalahan kecil ia mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan.

Perlakukan kasar mulai ia terima sejak Ramadhan lalu, majikannya melakukan kekerasan dengan cara menyiramnya dengan air panas, air cabai, ditusuk dengan besi, leher diikat kabel setrika dan dipukul bagian mata.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Kejadian memilukan tersebut terbongkar saat Yesi keluar rumah dan dilihat oleh tetangga tempat ia bekerja. Lalu korban dibawa untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Sudarno menegaskan, kasus ini telah diterima Polres Bengkulu. Pihaknya meyakinkan jika ada anggota yang terlibat tindak pidana akan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

"Laporan udah diterima di Polres Bengkulu. Bila ada anggota yang terlibat tindak pidana akan kita tindak sesuai aturan hukum yang ada," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini