Share

Mengharukan, Veteran Perang Ini Bertemu Kembali dengan Kekasihnya Setelah 70 Tahun Terpisah

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 13 Juni 2022 15:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 13 18 2610679 mengharukan-veteran-perang-ini-bertemu-kembali-dengan-kekasihnya-setelah-70-tahun-terpisah-q6cpB07SkD.jpg Duane Mann dan Peggy Yamaguchi saat dipertemukan kembali. (Foto: Tangkapan layar/YouTube)

SETELAH 70 tahun mencari cinta yang telah lama hilang yang ditinggalkannya di Jepang, seorang veteran Perang Korea berusia 91 tahun akhirnya berhasil melacak kekasih hantinya dan bersatu kembali dalam pertemuan emosional.

Semuanya dimulai ketika veteran Perang Korea dari Angkatan Laut Amerika Serikat (AS), Duane Mann pertama kali bertemu Peggy Yamaguchi pada 1953 ketika dia ditempatkan di Jepang dari 1953 hingga 1954.

BACA JUGA: Viral! Veteran Belanda Menangis Minta Maaf ke Korban Perang di Indonesia

Selama waktu luangnya, Mann akan bekerja sebagai tukang reparasi mesin slot di Klub Air Force Non Commissioned Officers Club tempat Peggy bekerja sebagai "gadis penyimpan topi".

Dalam sebuah posting Facebook sebagai upayanya bertemu kembali dengan Yamaguchi, Mann mengatakan bahwa keduanya "banyak waktu menari bersama".

“Kami bisa menari dengan sangat baik bersama dan menghibur banyak orang yang melihatnya. Tidak butuh waktu lama bagi kami berdua untuk jatuh cinta, kurang dari 6 bulan,” kata Mann dalam posting tersebut sebagaimana dilansir dari World of Buzz.

Saling jatuh cinta, keduanya memiliki rencana untuk menikah sampai Mann dibebastugaskan dan dikirim kembali ke AS dua bulan lebih awal.

Dia bermaksud menggunakan tabungannya untuk membawa Yamaguchi ke AS, tetapi sekembalinya ke negaranya dia mengetahui bahwa ayahnya telah menghabiskan semua uangnya.

BACA JUGA: Perang Korea Dianggap sebagai "Perang yang Terlupakan"

Tidak menyerah, Mann mengambil pekerjaan untuk mulai menabung lagi sambil mempertahankan korespondensi dengan Yamaguchi selama sekira satu bulan sebelum dia berhenti menerima surat-suratnya.

Dia kemudian mengetahui bahwa ibunya telah membakar surat-surat itu karena dia tidak ingin Mann “menikah dengan gadis Jepang”.

Mann mengungkapkan merasakan "hati yang sangat berat" setelah meninggalkan Yamaguchi, yang sedang hamil ketika Mann kembali ke AS.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Dia menyatakan bahwa yang paling menghantuinya adalah bagaimana Yamaguchi pasti berpikir bahwa dia telah meninggalkannya.

Tidak dapat melepaskan sang kekasih, Mann merasa harus bersatu kembali dengan Yamaguchi dan menjelaskan mengapa mereka tidak dapat bertemu satu sama lain.

Reuni yang mengharukan

Kisah patah hati dan harapan Mann menyebar ke seluruh dunia, bahkan sampai ke media Jepang.

Tapi itu adalah seorang wanita di Vancouver, Kanada yang melihat cerita online dan dapat mengidentifikasi Peggy dari surat kabar lokal Escanaba tertanggal 3 Februari 1956.

Putra Mann dan putra Yamaguchi mengadakan reuni untuk kedua sejoli itu sembilan hari setelah cerita tersebut ditayangkan di KETV NewsWatch 7. Mereka akhirnya bersatu kembali di ruang konferensi di Island Resort and Casino di Escanaba.

Duane Mann dan Peggy Yamaguchi saat muda.

Keduanya dengan cepat terlibat dalam percakapan ketika mereka mengenang waktu yang mereka habiskan bersama di Jepang bertahun-tahun yang lalu dan Mann akhirnya bisa menjelaskan apa yang terjadi setelah dia meninggalkan negara itu.

“Aku di sini untuk memberitahumu bahwa aku tidak meninggalkanmu sama sekali. Aku hanya tidak dapat menemukanmu,” kata Duane kepada Yamaguchi saat reuni mereka.

Mann menunjukkan Yamaguchi semua foto dirinya yang dia simpan di dompetnya selama 70 tahun.

“Terima kasih telah mengingat dan (menyimpan) semua foto, kamu pasti mencintaiku,” jawab Yamaguchi sambil memeluk dan mencium Mann.

Juga terungkap bahwa Yamaguchi telah memberi putranya, Mike Sedenquist, nama tengah Duane.

“Duan. D-U-A-N-E. Sekarang baru terungkap bagaimana saya benar-benar mendapatkan nama itu dan itu bukan kebetulan, itu karena suatu alasan, ”kata putranya.

Mann menggambarkan reuninya dengan Yamaguchi sebagai "pengalaman yang membebaskan".

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini