Korban, lanjut Mulyono, mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian tangannya dan dilarikan ke rumah sakit. Nahas, luka parah membuat tangan korban diamputasi pada Senin 13 Juni 2022.
"Korban ini kena di tangan, temennya di belakang denger geng motor itu sudah lari akhirnya temannya dia menghampiri kaget tanganya sudah becucuran darah lalu dibawa ke rumah sakit. (Tangan) sebelah kanan. Kemarin karena urat arteri sudah dipastikan dokter tidak bekerja nornal jadi satu-satu solusi diamputasi. Sekarang masih di rumah sakit," ungkapnya.
Belum diketahui pasti motif dari penyerangan sekelompok orang tidak dikenal tersebut. Kasus ini pun sudah dilaporkan kepada Polsek Ciomas.
"Bukan, jadi kayak mau diserang apa gimana lah kira-kira gitu. Entah geng itu punya masalah sama siapa jadi yang ada di luar itu dianggap musuh. Makanya dia geber-geber warga keluar ngelihat akhirnya dilawan juga dengan alat seadanya pada saat itu menelan korban itu. Semalam kami sudah buat laporan ke Polsek Ciomas sudah diterima dan semalam dibuatkan untuk visum," tuturnya.
Terpisah, Kapolsek Ciomas Kompol Yudi Kusyadi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Diduga, kasus ini kaitannya dengan aksi tawuran tetapi masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.