Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PDIP Ungkap Tujuan di Balik Reshuffle Kabinet Jokowi

Carlos Roy Fajarta , Jurnalis-Rabu, 15 Juni 2022 |09:59 WIB
PDIP Ungkap Tujuan di Balik Reshuffle Kabinet Jokowi
Politikus PDIP Masinton Pasaribu (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu mengungkap rencana isu pergantian menteri dan wakil menteri yang diisukan akan dilakukan pada Rabu (15/6/2022) siang ini. Menurutnya, reshuffle dilakukan sepenuhnya untuk membantu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyelesaikan visi dan misinya demi kesejahteraan rakyat.

"Utamanya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, menciptakan lapangan kerja, peningkatan ekonomi," ujar Masinton Pasaribu, Rabu (15/6/2022) pagi.

BACA JUGA:Zulhas Diisukan Jadi Mendag, Kader PAN Akan Support dan Bagi Tugas 

Ia menyebutkan, reshuffle dibutuhkan untuk mendapatkan tambahan energi bagi jajaran Kabinet Indonesia Maju di kepemimpinan Jokowi - Ma'ruf Amin agar lebih konsisten dalam menangani persoalan ekonomi bangsa.

"Di mana pun reshuffle pertimbangan politik Presiden. Baik dukungan politik dan kinerja mengakselerasi program percepatan pembangunan, program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi," ujar Masinton Pasaribu.

BACA JUGA:Reshuffle Kabinet, Jokowi Dikabarkan Lantik 2 Menteri dan 3 Wamen Hari Ini 

Ia menyebutkan tugas utama para menteri yang akan masuk, bergeser, ataupun dicopot oleh Jokowi dalam reshuffle 15 Juni 2022 ini demi mewujudkan visi misi pemerintah.

"Bagaikan pemerintah bisa cepat merealisasikan janji kepada masyarakat, pelayanan kepada masyarakat, lapangan kerja, peningkatan ekonomi," ucap Masinton Pasaribu.

Ia menyebutkan, dengan diterimanya PAN dalam koalisi tentu jika Presiden memberikan jabatan, itu sebagai bentuk reward. Apalagi, PAN sudah menunjukkan komitmen dukungan kepada pemerintah di parlemen.

"Reshuffle ini harus bisa mengaktifkan kerja kementerian teknis. Sehingga menteri dapat bekerja secara optimal di bidangnya tersebut," tuturnya Masinton Pasaribu.

Masinton mengungkapkan, Jokowi memang berkomunikasi dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam beberapa kesempatan. Namun kata dia, komunikasi tersebut bukan sebagai bentuk intervensi. Sebab, reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement