Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penyerbuan Berdarah Kediri ke Istana Singasari Sisakan Duka bagi Gayatri

Avirista Midaada , Jurnalis-Jum'at, 17 Juni 2022 |05:41 WIB
Penyerbuan Berdarah Kediri ke Istana Singasari Sisakan Duka bagi Gayatri
Ilustrasi (Foto : Okezone.com/Istimewa)
A
A
A

Sodrakara meminta penerima agar Gayatri cepat-cepat menyamar dengan mengenakan pakaian anaknya, lalu bersembunyi bersamanya. Gayatri tidak menangis maupun panik. Ia yang tak mempedulikan bahaya di sekelilingnya bertanya ke Sodrakara dimana jenazah kedua orang tuanya. Sebab penting bagi Gayatri untuk memberikan penghormatan terakhir kepada keduanya.

Gayatri menemukan jenazah kedua orang tuanya, guru, dan para petinggi keraton Kerajaan Singasari lainnya di dalam ruangan yang menyeramkan. Tubuh mereka berserakan di aula yang banjir darah bak boneka yang terkoyak.

Gayatri lantas berlutut di hadapan tubuh ayah dan ibunya, ia menciumi dan mendoakan jiwa kedua orang tuanya. Ia raih tangan ayahnya yang dingin dan bersumpah akan mengabdikan diri untuk mengenangnya dan merawat apa yang telah diwariskannya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement