Share

Anggota Brimob Meninggal Dibacok OTK di Jayawijaya, 2 Senpi Dibawa Kabur

Chanry Andrew S, iNews · Sabtu 18 Juni 2022 20:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 18 340 2614005 anggota-brimob-meninggal-dibacok-otk-di-jayawijaya-2-senpi-dibawa-kabur-gLPkavk9UV.jpg Brimob meninggal dibacok OTK di Jayawijaya, Papua. (Ilustrasi/MNC Portal)

JAYAPURA - Brimob Polri kembali berduka, seorang prajurit terbaiknya Bripda Diego Rumaropen anggota Brimob Yon D Wamena, tewas setelah dibacok oleh orang tidak dikenal (OTK) di Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Sabtu (18/6/2022) sore. Selain membacok korban, pelaku membawa kabur dua pucuk senjata api (senpi) laras panjang.

Dari informasi yang terima, peristiwa terjadi di Distrik Napua sekitar pukul 15.20 WIT. Saat kejadian, korban Bripda Diego Rumaropen bersama seorang perwira Brimob, AKP Rustam sedang berburu.

Dari informasi tersebut dilaporkan saat kejadian, Bripda Diego Rumaropen sedang berada seorang diri di lokasi berburu. Sementara AKP Rustam tengah mengecek hasil buruannya yang baru saja ditembak.

"Saat kembali usai mengecek hasil buruannya Bripda Diego ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa dengan sejumlah luka bacokan dan dua senjata api laras panjang hilang dibawa kabur pelaku," ucapnya.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri membenarkan adanya kasus perampasan dua pucuk senjata api dan penganiayaan terhadap anggota Brimob Bripda Diego Rumaropen hingga meninggal dunia oleh orang tak dikenal (OTK), di Napua, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Sabtu sekitar pukul 17.00 WIT.

"Perampasan dua pucuk senjata api dan penganiayaan terhadap anggota Brimob hingga meninggal dunia." ujar Kapolda Papua yang dikutip dari Antara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini