Share

Diyakini Punah Seabad Lalu, Spesies Kura-Kura Raksasa Ditemukan Hidup di Kepulauan Galapagos

Rahman Asmardika, Okezone · Minggu 19 Juni 2022 14:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 19 18 2614208 diyakini-punah-seabad-lalu-spesies-kura-kura-raksasa-ditemukan-hidup-di-kepulauan-galapagos-yqIIu64Wz6.jpg Kura-Kura Raksasa Galapagos. (Foto: Reuters)

QUITO – Diyakini telah punah lebih dari satu abad, sebuah spesies kura-kura raksasa ternyata masih hidup di Pulau Fernandina, Kepulauan Galapagos.

Satu-satunya spesimen kura-kura raksasa chelonoidis phantasticus ditemukan pada 1906 dan spesies iu diduga telah punah. Namun, pada 2019 para peneliti Princeton menemukan Fernanda, seekor kura-kura betina tunggal di Fernandina, yang mengisyaratkan bahwa spesies itu mungkin terus hidup.

BACA JUGA: Kura-Kura yang Dikira Punah Terlihat di Kepulauan Galapagos

Pekan lalu, mereka akhirnya membuktikan bahwa kedua spesimen chelonoidis phantasticus itu terkait.

Kura-kura raksasa dapat memiliki berat hingga 417 kg dan dapat tumbuh hingga 1,3m. Mereka biasanya hidup antara 80 dan 120 tahun.

Ada 14 spesies kura-kura raksasa Galápagos yang berbeda, semuanya diturunkan dari satu nenek moyang, dan semuanya termasuk dalam Daftar Merah IUCN sebagai spesies rentan, terancam punah, sangat terancam punah, atau punah.

Pada 2019, para peneliti di pulau Fernandina menemukan Fernanda, seekor betina tunggal yang menetap di petak vegetasi yang terisolasi.

Setelah membandingkan DNA Fernanda dengan spesimen 'kura-kura raksasa fantastis' yang dikumpulkan pada 1906, tim mengkonfirmasi bahwa pasangan tersebut adalah anggota dari spesies yang sama.

"Seperti banyak orang, kecurigaan awal saya adalah bahwa ini bukan kura-kura asli Pulau Fernandina," kata Stephen Gaughran dari Universitas Princeton, peneliti yang bertanggung jawab untuk mengurutkan genom.

"Kami melihat - jujur, saya terkejut - bahwa Fernanda sangat mirip dengan yang mereka temukan di pulau itu lebih dari 100 tahun yang lalu, dan keduanya sangat berbeda dari semua kura-kura di pulau lain," kata Gaughran sebagaimana dilansir Euronews.

Peneliti memperkirakan Fernanda berusia sekira 50 tahun.

Penemuan baru ini memberi para peneliti “harapan”, kata Adalgisa Caccone, yang membantu melakukan penelitian.

"Penemuan satu spesimen hidup memberikan harapan dan juga membuka pertanyaan baru, karena masih banyak misteri yang tersisa," tambahnya.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

"Apakah ada lebih banyak kura-kura di Fernandina yang dapat dibawa kembali ke penangkaran untuk memulai program pengembangbiakan? Bagaimana kura-kura menjajah Fernandina, dan apa hubungan evolusi mereka dengan kura-kura raksasa Galápagos lainnya?" tanya Caccone.

Masih ada harapan untuk kura-kura raksasa yang fantastis - dalam ekspedisi ke Pulau Fernandina, para peneliti telah menemukan jejak dan kotoran terbaru dari setidaknya dua atau tiga kura-kura lainnya.

Fernanda sendiri sekarang berada di Pusat Kura-kura Taman Nasional Galápagos, sebuah fasilitas penyelamatan dan pengembangbiakan, di mana para ahli melihat apa yang dapat mereka lakukan untuk menjaga spesiesnya tetap hidup.

"Informasi ini penting untuk konservasi," kata Peter Grant, Profesor Zoologi dan pakar Galapagos dari Princeton.

"Ini memacu ahli biologi untuk mencari lebih keras beberapa individu terakhir dari suatu populasi untuk membawa mereka kembali dari ambang kepunahan."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini