Share

2 Tahun Vakum, Tradisi Perang Obor di Jepara Berlangsung Meriah

Alip Sutarto, iNews · Selasa 21 Juni 2022 11:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 21 512 2615244 2-tahun-vakum-tradisi-perang-obor-di-jepara-berlangsung-meriah-RtyLoq63Cy.jpg Tradisi perang obor di Jepara, Jawa Tengah (Foto: Alip Sutarto)

JEPARA - Setelah terhenti selama dua tahun akibat pandemi Covid-19, tradisi perang obor di Desa Tegalsambi, Jepara, Jawa Tengah kembali digelar Senin 20 Juni 2022 malam. Kemeriahan tradisi perang obor mampu menyedot perhatian ribuan warga. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian tradisi sedekah bumi.

Perang obor diyakini mampu menggerakkan destinasi wisata yang ada di Desa Tegalsambi. BACA JUGA:Hari Kartini 21 April, Begini Kisah Gadis Asal Jepara yang Dibatasi Adat Istiadat

Penyulutan api pada daun pisang yang terbungkus pelepah daun kepala menandai dimulainya tradisi perang obor di Desa Tegalsambi, Senin malam. Tanpa pilih lawan, 40 peserta perang obor saling pukul dengan senjata daun pisang dan pelepah daun kelapa yang telah terbakar.

Untuk menghindari luka bakar yang serius, para peserta telah melindungi seluruh badan dengan pakaian lengan panjang dan caping. Sorak penonton membakar semangat para peserta hingga suasana kian meriah.

Tak jarang, ribuan penonton yang memadati tepian jalan harus menahan panas akibat terkena percikan api. Usai perang obor, para peserta yang mengalami luka bakar mengolesinya dengan ramuan obat tradisional dari campuran minyak kelapa dan bunga mawar.

"Luka-luka ini biar besok sudah hilang," ujar peserta perang obor, Andi Fakhrudin.

BACA JUGA:Mengenal Ratu Kalinyamat, Sosok Pahlawan Laut dari Jepara 

Antusias masyarakat menyaksikan tradisi perang obor sangat tinggi setelah dua tahun vakum karena pandemi Covid-19. Pengunjung merasa terhibur dengan kembali digelarnya tradisi perang obor yang tampil meriah.

"Sangat terhibur," ujar pengunjung, Zumrotun.

Kepala Desa Tegalsambi, Agus Santoso mengatakan, perang obor menjadi bagian tradisi sedekah bumi warga Desa Tegalsambi, Jepara, Jawa Tengah yang digelar setiap tahunnya. Tradisi ini menjadi warisan leluhur yang harus dijaga karena telah menjadi aset budaya daerah dan nasional.

Karena kemeriahannya, perang obor diharapkan mampu menggerakkan destinasi wisata lain yang ada di Desa Tegalsambi, termasuk di antaranya wisata pantai.

Tradisi perang obor berawal dari cerita adanya wabah penyakit yang menyerang hewan ternak warga setempat. Penyakit hewan ternak sembuh setelah warga terlibat saling pukul dengan menggunakan pelepah kelapa dan daun pisang yang dibakar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini