Antusias masyarakat menyaksikan tradisi perang obor sangat tinggi setelah dua tahun vakum karena pandemi Covid-19. Pengunjung merasa terhibur dengan kembali digelarnya tradisi perang obor yang tampil meriah.
"Sangat terhibur," ujar pengunjung, Zumrotun.
Kepala Desa Tegalsambi, Agus Santoso mengatakan, perang obor menjadi bagian tradisi sedekah bumi warga Desa Tegalsambi, Jepara, Jawa Tengah yang digelar setiap tahunnya. Tradisi ini menjadi warisan leluhur yang harus dijaga karena telah menjadi aset budaya daerah dan nasional.
Karena kemeriahannya, perang obor diharapkan mampu menggerakkan destinasi wisata lain yang ada di Desa Tegalsambi, termasuk di antaranya wisata pantai.
Tradisi perang obor berawal dari cerita adanya wabah penyakit yang menyerang hewan ternak warga setempat. Penyakit hewan ternak sembuh setelah warga terlibat saling pukul dengan menggunakan pelepah kelapa dan daun pisang yang dibakar.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.