Share

Tak Sengaja Tarik Pelatuk, Bocah 8 Tahun Tembak Mati Bayi dan Lukai Saudara Perempuannya Usai Bermain dengan Pistol Ayahnya

Susi Susanti, Okezone · Rabu 29 Juni 2022 05:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 29 18 2620067 tak-sengaja-tarik-pelatuk-bocah-8-tahun-menembak-mati-bayi-dan-melukai-saudara-perempuannya-usai-bermain-dengan-pistol-milik-ayahnya-6Z2Od4a8gv.jpg Bocah 8 tahun menembak mati adiknya yang masih bayi 1 tahun dan melukai saudara perempuannya akibat bermain pistol milik ayahnya (Foto: WEAR-TV)

FLORIDA - Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun di Florida, Amerika Serikat (AS) sedang bermain dengan pistol milik ayahnya ketika dia secara tidak sengaja menarik pelatuknya, menewaskan seorang bayi perempuan berusia 1 tahun dan melukai saudara perempuannya yang berusia 2 tahun dengan satu peluru.

Polisi mengatakan insiden itu terjadi pada Sabtu (25/6/2022) malam di Lion's Motel di Kabupaten Escambia, yang menyebabkan penangkapan ayah anak berusia 8 tahun itu, Roderick Randall.

WEAR-TV melaporkan Randall, 45, dijebloskan ke penjara county pada Minggu (26/6/2022) atas tuduhan terpidana penjahat yang memiliki senjata api, kelalaian yang dapat dipersalahkan dengan menyimpan senjata api yang dimuat di dalam jangkauan yang mudah dijangkau oleh anak di bawah umur, dan menghancurkan bukti dan gagal menyimpan senjata api dengan benar.

Penembakan itu terjadi di Lion's Motel di Escambia County, di mana Randall tinggal bersama putranya, pacarnya, dan ketiga putrinya.

Baca juga: Penembakan Kelab Gay Norwegia, Pelaku Didakwa dengan Tuduhan Terorisme

Sheriff County Escambia Chip Simmons mengatakan Randall, putranya, pacarnya, dan tiga putri kecil wanita itu berbagi kamar di motel di MLK Jr Drive dan Anderson Street.

Baca juga: Pelaku Penembakan Warga Jatinegara Beli Senpi Secara Online

Sheriff mengatakan Randall telah meninggalkan ruangan dan pacarnya masih tidur ketika anak laki-laki berusia 8 tahun itu mengambil pistol dari lemari dan akhirnya menembakkan satu peluru, yang membunuh bayi itu, dan melukai adiknya yang berusia 2 tahun.

Menurut Simmons, ketika Randall kembali ke kamar setelah penembakan, dia mengambil pistol dan obat-obatan, sebelum pergi. Dia ditangkap pada Minggu (26/6/2022).

Sheriff mengatakan tersangka berusia 45 tahun adalah resedivis  yang dihukum 14 kali, yang catatannya termasuk hukuman untuk tuduhan narkoba, baterai yang diperburuk dan menghindari polisi.

Anggota keluarga mengidentifikasi korban muda sebagai Kacey Bass. Seorang kerabat menggambarkan anak berusia 1 tahun di halaman GoFundMe sebagai “bayi yang sangat bahagia dan penuh kasih yang dipenuhi dengan kegembiraan.”

Adapun gadis 2 tahun dirawat di rumah sakit tetapi diharapkan untuk pulih dari luka-lukanya. Kembarannya juga diketahui ada di kamar tetapi tidak terluka.

Simmons dibebaskan dari penjara county pada Minggu (26/6/2022) malam setelah membayar kewajiban USD41.000 (Rp609 juta).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini