Share

Penembakan Kelab Gay Norwegia, Pelaku Didakwa dengan Tuduhan Terorisme

Rahman Asmardika, Okezone · Sabtu 25 Juni 2022 17:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 25 18 2618185 penembakan-kelab-gay-norwegia-pelaku-didakwa-dengan-tuduhan-terorisme-J5zYMYnVwg.jpg Penembakan di Oslo menewaskan dua orang dan melukai 21 lainnya, Norwegia, 25 Juni 2022. (Foto: Reuters)

OSLO – Seorang pria berusia 42 tahun telah ditangkap dan didakwa dengan pembunuhan, percobaan pembunuhan dan terorisme setelah penembakan di sebuah kelab malam di pusat ibu kota Norwegia, Oslo pada Sabtu (25/6/2022). Dua orang tewas dan 21 terluka dalam insiden di distrik kehidupan malam yang sibuk itu.

Suara tembaka terdengar pada Sabtu dini hari, sekira pukul 01.00 waktu setempat, di tiga lokasi, termasuk sebuah bar gay.

Tembakan dilepaskan di London Pub, tempat LGBTQ+ yang populer, dan di dekat klub jazz Herr Nilsen, dan sebuah pub.

BACA JUGA: Pembantaian di Klub Gay Orlando, Terseram dalam Sejarah AS

Parade Pride tahunan kaum LGBTQ+ di Oslo akan diadakan pada Sabtu, tetapi telah dibatalkan mengikuti saran polisi.

"Ada alasan untuk berpikir bahwa ini mungkin kejahatan rasial," kata polisi dalam konferensi pers, Sabtu malam, sebagaimana dilansir BBC.

Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Stoere menyebutnya sebagai "serangan yang mengerikan dan sangat mengejutkan terhadap orang-orang yang tidak bersalah".

"Saya melihat seorang pria datang dengan tas, dia mengambil pistol dan mulai menembak," kata jurnalis Olav Roenneberg dari penyiar publik NRK.

Polisi mengamankan dua pucuk senjata di TKP, salah satunya pistol otomatis. Dalam siaran pers, polisi mengatakan untuk sementara akan mempersenjatai semua staf daruratnya setelah serangan itu.

Raja Harald, raja Norwegia, mengatakan dia dan keluarganya ketakutan. Dia mengatakan "kita harus berdiri bersama" untuk mempertahankan "kebebasan, keragaman, dan rasa hormat satu sama lain".

Menteri Kehakiman Norwegia Emilie Enger Mehl mengatakan insiden itu telah mengguncang negara itu.

"Norwegia adalah komunitas kepercayaan di mana setiap orang harus merasa aman di luar pada Sabtu malam," katanya, menurut NRK.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini