Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Korut Sebut Wabah Covid-19 Disebabkan 'Benda Alien' di Dekat Perbatasannya

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 01 Juli 2022 |11:24 WIB
Korut Sebut Wabah Covid-19 Disebabkan 'Benda Alien' di Dekat Perbatasannya
Foto: Reuters.
A
A
A

SEOUL - Korea Utara mengklaim pada Jumat (1/7/2022) bahwa wabah Covid-19 pertama di negara itu dimulai dengan pasien yang menyentuh "benda alien" atau benda asing di dekat perbatasan dengan Korea Selatan. Klaim ini tampaknya merupakan upaya rezim Pyongyang menyalahkan negara tetangganya atas gelombang infeksi di daerah terpencil negara itu.

BACA JUGA: Total Dugaan Kasus Covid-19 di Korea Utara Melampaui 2 Juta

Mengumumkan hasil penyelidikan, Korea Utara memerintahkan orang-orang untuk "dengan waspada menangani hal-hal asing yang datang oleh angin dan fenomena iklim lainnya serta balon di daerah-daerah di sepanjang garis demarkasi dan perbatasan," kata kantor berita resmi KCNA.

Badan tersebut tidak secara langsung menyebut Korea Selatan, tetapi para pembelot dan aktivis Korea Utara selama beberapa dekade menerbangkan balon dari Selatan melintasi perbatasan yang dijaga ketat, membawa selebaran dan bantuan kemanusiaan.

Kementerian Unifikasi Korea Selatan, yang menangani urusan antar-Korea, mengatakan "tidak ada kemungkinan" virus memasuki Korea Utara melalui selebaran yang dikirim melintasi perbatasan.

Menurut KCNA, seorang tentara berusia 18 tahun dan seorang anak TK berusia lima tahun yang menyentuh materi tak dikenal "di sebuah bukit di sekitar barak dan tempat tinggal" di wilayah timur Kumgang pada awal April menunjukkan gejala dan kemudian dinyatakan positif mengidap virus corona.

KCNA mengatakan semua kasus demam lain yang dilaporkan di negara itu hingga pertengahan April disebabkan oleh penyakit lain, tetapi tidak memberi keterangan lebih rinci.

"Sulit untuk mempercayai klaim Korea Utara, secara ilmiah, mengingat kemungkinan virus menyebar melalui objek cukup rendah," kata Yang Moo-jin, seorang profesor di Universitas Studi Korea Utara di Seoul kepada Reuters.

BACA JUGA: WHO Curiga Kasus Covid-19 di Korea Utara Makin Memburuk

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat mengatakan risiko orang terinfeksi Covid melalui kontak dengan permukaan atau benda yang terkontaminasi umumnya dianggap rendah, meskipun mungkin.

Korea Utara juga mengatakan dua pasien pertama menyentuh benda-benda yang tidak diketahui di kota timur pada awal April, tetapi pertama kali kelompok pembelot diketahui telah mengirim balon melintasi perbatasan tahun ini pada akhir April dari wilayah Gimpo barat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement