Share

Hendak Tawuran untuk Balas Dendam Teman Dibacok, Pelajar SMK Ditangkap Polisi

Dharmawan Hadi, iNews · Sabtu 02 Juli 2022 22:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 02 525 2622465 hendak-tawuran-untuk-balas-dendam-teman-dibacok-pelajar-smk-ditangkap-polisi-CnvLqRVmFl.jpg Polisi tangkap pelajar SMK bersajam yang hendak tawuran. (MNC Portal)

SUKABUMI - Diduga janjian untuk tawuran, 4 pelajar SMK di Sukabumi, Jawa Barat, ditangkap polisi. Selain itu, 10 kendaraan sepeda motor milik pelajar lain yang ditinggalkan kabur juga diamankan polisi ke Polsek Cibeureum Polres Sukabumi.

Kapolsek Cibeureum, AKP Suwaji mengatakan, jajarannya menggagalkan aksi tawuran antar SMK yang akan terjadi di Flyover Cibeureum, Jalan Lingkar Selatan, Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, pada Jumat (1/7/2022) tengah malam.

"Benar, kemarin malam sekitar pukul 23.30 WIB, ada 4 orang anak yang kami bawa ke Polsek Cibereum untuk dilakukan pemeriksaan terkait aksi tawuran di Flyover Cibeureum," ujar Kapolsek Cibereum, AKP Suwaji kepada MNC Portal Indonesia, Sabtu (2/7/2022).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, ia melanjutkan, kedua kelompok pelajar yang diduga hendak melakukan tawuran tersebut berasal dari salah satu SMK di daerah Cisaat dengan salah satu SMK di daerah Sukaraja. Kedua kelompok janjian bertemu di Flyover Cibeureum.

"Motifnya mereka akan tawuran adalah balas dendam. Akibat beberapa waktu lalu, salah satu siswa SMK di Cisaat tersebut, ada yang menjadi korban pembacokan," ujar Suwaji.

Ia menyebut, kejadian tersebut berawal dari adanya saling ejek antar pelajar, kemudian saling timpa coretan dengan cat semprot di dinding, yang mengakibatkan mereka akhirnya janjian untuk tawuran hingga timbul korban dan menjadi dendam.

Menyikapi peristiwa tersebut, Suwaji berpesan kepada seluruh orang tua, agar lebih intensif lagi mengawasi pergaulan anaknya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

"Kami menghimbau agar orang tua lebih intensif lagi mengawasi anaknya dalam pergaulan. Beruntung tawuran ini tidak sempat terjadi, sehingga tidak ada korban jiwa," ujar Suwaji.

Suwaji menambahkan, hingga saat ini Unit Reskrim Polsek Cibeureum masih meminta keterangan dari pelajar yang berhasil diamankan. Hal itu untuk mengetahui kepemilikan senjata tajam yang ditemukan di sekitar lokasi diamankannya para pelajar tersebut.

"Diketahui juga, ternyata ini sudah sangat terorganisir sekali. Mereka bukan hanya dari pelajar saja. Melainkan juga ada bekas murid yang sudah dikeluarkan dari sekolah, hingga calon siswa. Bahkan untuk domisili juga tersebar dibeberapa lokasi, ada d Jampang Tengah, Cibadak, Citamiang, Goalpara," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini