Lebih lanjut, Politisi Partai Gerindra itu selain disiplin prokes Pemprov DKI terus mendorong percepatan vaksinasi ketiga atau booster. Ia mengklaim bahwa terkait vaksinasi Jakarta selalu terdepan.
"Ya itu kan juga salah satu selain Prokes yang harus dorong percepatan adalah pelaksanaan vaksin ketiga atau booster. Jakarta sendiri alhamdulillah selama ini peningkatan pelaksanaan vaksin kita selalu terdepan, waktu vaksin satu, vaksin dua, vaksin tiga terus kita tidak pernah berhenti mendorong, memotivasi masyarakat untuk memastikan semuanya sudah mendapatkan vaksin yang ketiga atau booster. Mari juga kita ajak orang tua kita apalagi yang lansia (lanjut usia) anak-anak kita segera segera mendapatkan vaksin ketiga," pungkasnya.
Sebelumnya, Menkes Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan puncak kasus dari varian baru BA.4 dan BA.5 biasanya terjadi sekitar 30 hari sampai 40 hari sejak ditemukan kasusnya.
Menkes mengatakan hal ini sesuai dengan pengamatan kasus di luar negeri. “Untuk Indonesia sendiri, kita mengamati bahwa Indonesia itu tidak naik-naik. Jadi ada pertanyaan tadi, sudah di mana kasus Indonesia? Kami mengamati kalau kasus di luar negeri itu dalam 30 hari sampai 40 hari sejak kasus ditemukan itu puncaknya tercapai,” katanya saat Konferensi Pers secara virtual.
(Awaludin)