JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengajak masyarakat untuk memperketat protokol kesehatan (Prokes) meski ada pelonggaran PPKM level 1 di Jakarta. Hal itu sebagai langkah antisipasi prediksi Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin terkait puncak kasus sub varian Omicron BA.4 dan BA.5.
"Yang penting sekarang dalam rangka mengantisipasi seperti yang kita ketahui bersama yang perlu ditingkatkan adalah protokol kesehatan (Prokes) semuanya kami minta semuanya patuh taat menggunakan masker, jaga jarak, cuci tangan, hindari mobilitas dan sebagainya," kata Ariza kepada awak media di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (4/7/2022).
"Jadi sekalipun sudah pelonggaran semua dibuka tapi patuh dan taat," imbuhnya.
BACA JUGA:Ini Sebaran Kasus Covid-19 di 34 Provinsi, DKI Jakarta Sumbang 737 kasus
Ariza menekankan, bahwa masyarakat harus patuh dan disiplin prokes agar sub varian Omicron tidak terjadi peningkatan kasus signifikan.
"Jangan sampai ada sub varian omicron ini dapat menimbulkan penularan memang angkanya ada peningkatan tapi perlu diikuti dengan prokes yang ketat, patuh disiplin dan bertanggungjawab," ujarnya.
BACA JUGA:Update Covid-19 di Indonesia Per 4 Juli: Positif 6.095.351, Sembuh 5.922.117 dan Meninggal 156.758
Ariza juga menyebut Pemprov DKI terus berupaya mengantisipasi sebaran sub varian Omicron. Hal itu ditambah saat ini memasuki masa libur panjang anak sekolah.
"Ya memang sekarang yang harus diantisipasi adalah masa libur panjang. Libur anak-anak ini smua tempat-tempat pariwisata sudah dibuka Monas juga sudah dibuka, Ragunan juga sudah dibuka Ancol juga sudah dibuka dan membludaknya masyarakat tidak hanya dari Jakarta tapi dari Jabodetabek dari luar kota juga banyak masuk ke Jakarta," tuturnya.